Persis Junior Tinggal Berharap PSCS Menang

Persis Junior Tinggal Berharap PSCS Menang

255
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PERSIS JUNIOR MENANG – Pemain Persis Solo Junior, Gunawan Satria berebut mengejar bola dengan pemain PSISra Sragen dalam laga terakhir grup A Piala Soeratin 2017 Zona Jateng di Stadion Manahan, Surakarta, Kamis (27/4). Persis Solo Junior menang 2-0.

SOLO—Persis Solo Junior dalam posisi yang tak menguntungkan dalam perebutan tiket babak semifinal Piala Soeratin 2017 zona Jawa Tengah, setelah dikalahkan tuan rumah PSIS Semarang Junior di Stadion Citarum Semarang, Minggu (14/5/2017).

Kini, nasib Laskar Sambernyawa Junior ikut bergantung pada hasil laga antara PSIS Junior dengan PSCS Cilacap Junior.

Dalam pertandingan lanjutan grup G babak 12 besar Piala Soeratin 2017, kemarin PSIS Junior meraih kemenangan setelah mencetak dua gol yang dipersembahkan Irfan Jauhari di menit 58 dan 70. Sementara, satu gol balasan Persis Junior dicetak Tekad Saputro pada menit 85.

Kekalahan tersebut membuat Persis Junior berada di dasar klasemen grup G dengan tiga poin. Atau selisih tiga poin dari PSIS Semarang yang berada di puncak klasemen dengan enam poin dan surplus satu gol.

Baca Juga :  Gagal Bangkit di Rembang, Pelatih Sragen United Ingin Rombak Pemain

Kini, Persis Junior tinggal berharap pada PSCS Junior yang akan menghadapi PSIS di Stadion Wijaya Kusuma, Rabu (17/5/2017) sore.

“Semoga saja PSIS kalah di Cilacap. Kalau seri, pertandingan terakhir kami melawan PSCS Junior sudah tidak berarti lagi buat kami,” terang Pelatih Persis Junior, Muhammad Nurhadi El Hamid kepada Joglosemar usai pertandingan.

Terkait jalannya pertandingan di Semarang, pelatih yang akrab disapa Memet itu menyebut skuadnya sudah tampil bagus.

Beberapa peluang mampu diciptakan Tekad Saputro, Didik Dwi hingga Gunawan Prasojo. Hanya saja, kelengahan menghadapi serangan balik lawan berbuah dua kebobolan yang dicetak Irfan Jauhari.

Baca Juga :  Liga 3 Zona Jateng, Edu Janjikan Permainan Impresif

“Dari segi penguasaan bola sebenarnya tidak kalah. Tapi anak-anak kurang disiplin dalam menghadapi serangan balik lawan. Penyelesaian akhir juga kurang maksimal. Ini jadi catatan yang harus dibenahi untuk laga berikutnya,” tutur Memet.

Bicara soal laga PSCS Junior melawan PSIS Junior, Memet meyakini pertandingan akan berjalan ketat.

Namun dari pengalamannya saat bertandang ke Stadion Wijaya Kusuma, tuan rumah selalu diuntungkan dengan kepemimpinan wasit. “Tim manapun akan berat kalau menghadapi PSCS di kandangnya,” singkat Memet.

Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN