Piala Soeratin 2017, Persis Junior Pilih Main Sabar

Piala Soeratin 2017, Persis Junior Pilih Main Sabar

53
Joglosemar|Maksum Nur Fauzan
SELEBRASI–Pemain Persis Solo Junior merayakan gol pada pertandingan Piala Soeratin 2017 melawan PSIS Junior di Stadion Sriwedari, Kamis (11/5).

SOLO—Hanya berselang tiga hari sejak pertemuan di putaran pertama babak 12 besar Piala Soeratin 2017 zona Jateng, Persis Solo Junior sudah harus kembali berhadapan dengan PSIS Semarang Junior.

Skuad Laskar Sambernyawa Junior ini pun mengisyaratkan akan bermain sabar saat tandang ke Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (14/5/2017) sore ini.

Dalam pertemuan pertama di Stadion Sriwedari Solo, Kamis (11/5/2017) lalu, Persis Junior meraih kemenangan 2-1.

Namun kini, dipastikan PSIS Junior yang giliran menjadi tuan rumah bakal bertekad membalas kekalahan tersebut dan lebih bermain menekan.

“Saya yakin, tim PSIS akan menekan kami sejak menit awal. Karena bagi mereka, satu poin saja sudah cukup untuk mengantarkan lolos ke babak semifinal. Oleh sebab itu, kami pilih main sabar,” jelas pelatih Persis Junior, Muhammad Nurhadi El Hamid, atau yang akrab disapa Memet, kepada Joglosemar, Sabtu (13/5/2017).

Baca Juga :  Ditahan Imbang Persiku, Begini Kata Eduard Tjong

Belum lagi dalam pertandingan tersebut, Persis Junior dipastikan tak akan diperkuat tiga pemain andalannya, yakni Rygio Adhinugroho (belakang), Johan Febriananta, dan Gunawan (depan). Ketiganya terpaksa absen lantaran sanksi akumulasi kartu.

Kondisi tersebut membuat Memet harus berpikir keras untuk menyiapkan lini depan, karena hanya tersisa satu striker yang bisa dimainkan. Salah satunya dengan mempertebal pertahanan di lini tengah dan belakang dengan formasi 4-5-1.

“Tak ada kata lain, kita harus bertahan dan mengandalkan serangan balik. Yang jelas kita tetap menargetkan mencuri setidaknya satu poin agar bisa lolos ke semifinal,” harapnya.

Mengaca dari pertemuan sebelumnya, Memet menilai pasukan M Dhofir merupakan tim yang kuat.

Menurut Memet, dari segi postur, anak asuhannya kalah jauh. Hal tersebut membuat pemainnya akan sulit mengantisipasi bola lambung.

Baca Juga :  Gagal Bangkit di Rembang, Pelatih Sragen United Ingin Rombak Pemain

“Selain itu yang juga harus diwaspadai adalah bola-bola mati. Apalagi bola mati yang mereka ciptakan juga tak jarang menjadi peluang. Ini yang akan kami waspadai. Kalau serangan balik memang mereka tidak terlalu cepat. Tapi  ball position mereka rapi,” katanya.

Satu kendala lainnya yakni masalah stamina pemain yang kerap keteteran di babak kedua. Diakui Memet, pihaknya sedikit kawatir dengan kondisi kebugaran Marsudi Sigit dan kawan-kawan karena jeda dari pertandingan sebelumnya hanya tiga hari. “Tapi tentunya bukan kita saja, lawan pun saya pikir sama,” tukasnya.

Saat ini di grup G babak 12 besar Piala Soeratin 2017 zona Jateng, tiga tim, termasuk PSCS Cilacap Junior, sama-sama memiliki poin 3 dari satu kemenangan.

Raditya Erwiyanto

BAGIKAN