Polisi Tetapkan Empat Tersangka Baru Kasus Konvoi Brutal di Klaten

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Baru Kasus Konvoi Brutal di Klaten

229
Petugas kepolisian membawa pelajar ke sebuah truk untuk dikumpulkan dan dimintai keterangan. Foto : Joglosemar/Dani Prima

KLATEN – Pihak kepolisian telah menetapkan empat tersangka baru terkait aksi konvoi kelulusan brutal di Klaten yang menyebabkan jatuhnya korban luka-luka, Selasa (2/5/2017) lalu.

Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops) Sat Reskrim Polres Klaten, Iptu Prawoto menyebutkan empat tersangka yang berstatus pelajar adalah WF (18) warga Kecamatan Prambanan, Klaten, GH (17) warga Banguntapan, Bantul, RW (18) dan R (17), warga Kecamatan Prambanan, Sleman.

“Dari penyelidikan dan alat bukti yang ada, empat pelajar ini ditetapkan sebagai tersangka perusakan warung internet (warnet) di Desa Nglinggi, Klaten Selatan saat ikut konvoi pada Selasa pekan lalu. Tersangka terbukti melakukan pelemparan batu hingga menyebabkan kaca warnet pecah,” jelas Prawoto, Selasa (9/5/2017).

Baca Juga :  Tersangka Baru Akan Ditentukan Sesuai Fakta Persidangan Sri Hartini

Menurut Prawoto, hingga saat ini Sat Reskrim masih mendalami keterlibatan tersangka dalam aksi penganiayaan pelajar yang dilakukan rombongan konvoi. Hal ini menyusul laporan dari korban terluka yang merupakan pelajar di Klaten.

“Sementara ini belum ditemukan apakah tersangka membawa senjata tajam atau melakukan penganiayaan. Kita juga belum melakukan penahanan terhadap sejumlah tersangka dengan pertimbangan masih pelajar dan di bawah umur,” katanya.

Kapolres Klaten, AKBP Muhammad Darwis menyebut pihaknya masih memburu pelaku penganiayaan sejumlah pelajar di Klaten. Hal ini lantaran sudah ada barang bukti berupa senjata tajam yang diamankan.

“Sejauh ini belum ada pengakuan dari tersangka yang diamankan, namun akan dikembangkan. Dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus ini. Namun saat ini pihaknya masih fokus mencari pemilik sejumlah senjata tajam yang kita amankan,” katanya.

Baca Juga :  Ribuan Liter Miras Dimusnahkan Polres Klaten

Sebelumnya, pada Selasa (2/5/2017) lalu, Polres Klaten mengamankan 136 orang yang mengikuti konvoi kelulusan.

Mereka ditangkap lantaran aksi konvoi yang dilakukan di sejumlah wilayah itu berujung pada perusakan hingga penganiayaan yang menyebabkan korban luka.

Dari hasil pemeriksaan, 121 orang dipulangkan lantaran tidak terbukti bersalah, sementara 15 orang menjalani pemeriksaan lanjutan.

Pemeriksaan mengerucut hingga menetapkan RS (23) warga Desa Gondangan, Jogonalan sebagai tersangka pada Jumat (5/5/2017) lalu dan 14 lainnya hanya dikenai wajib lapor.

Dani Prima

BAGIKAN