Pusat Sambut Baik Wacana Terminal Peti Kemas di Nguter

Pusat Sambut Baik Wacana Terminal Peti Kemas di Nguter

60
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
ilustrasi

SUKOHARJO—Sukoharjo tampaknya akan segera memiliki terminal peti kemas. Hal tersebut menyusul adanya sinyal positif dari pemerintah pusat terhadap permintaan Pemkab Sukoharjo yang memiliki wacana pembangunan terminal peti kemas di Kecamatan Nguter.

Pihak Pemkab akan terus meminta dukungan lantaran banyaknya proses perizinan dan dana yang harus digelontorkan demi pembangunan terminal khusus tersebut.

Disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Agus Santosa, Minggu (7/5/2017), pembangunan peti kemas sangat penting, mengingat tingginya kebutuhan industri di Sukoharjo. Bahkan kebutuhan juga lebih tinggi di skala provinsi.

Pelaku industri, diantaranya membutuhkan fasilitas akses transportasi dan memangkas waktu untuk pengiriman barang hasil produksi langsung ke pasar.

Baca Juga :  Warga PSHT Diminta Ikut Jaga Kamtibmas

Menurut Agus, proses pengangkutan barang dari pelaku industri perlu dicarikan jalur alternatif menggunakan transportasi kereta.

Sebab apabila dipaksakan menggunakan truk maka bisa menyebabkan sejumlah banyak masalah, seperti kerusakan jalan dan kemacetan panjang kendaraan.

“Ada dukungan dari pemerintah pusat. Bahkan wacana pembangunan terminal peti kemas sudah dikomunikasikan dengan daerah dan provinsi. Kapan realisasinya belum tahu. Yang penting semua mendukung bahkan Presiden pun juga begitu (mendukung),” tuturnya.

Agus menuturkan, di wilayah Nguter juga sudah tersedia perlintasan kereta api menghubungkan Solo–Sukoharjo–Wonogiri.

Baca Juga :  Sukoharjo Berangkatkan 26 Anggota Pramuka ke Raimuna Nasional 2017

Jalur tersebut saat ini hanya digunakan untuk kereta api Railbus Batara Kresna. Nantinya, pengembangan akan terus dilakukan daerah dengan menambah luasan lahan.

“Ada kemungkinan sesuai wacana dari pemerintah pusat. Nanti pengiriman barang dari pelaku industri di Nguter menggunakan peti kemas akan dikirim sampai ke pelabuhan di Semarang,” imbuhnya.

Akses ke pelabuhan dibutuhkan pelaku industri di Sukoharjo karena sebagian besar memiliki pasar ekspor. Karenanya, dibutuhkan kemudahan akses bagi pelaku industry dalam pengiriman barang dari pabrik sampai ke pelabuhan.

Dynda Wahyu Wardhani

BAGIKAN