Ragukan Biro Pusat Statistik, Pemkab Wonogiri Pilih Data Ulang Warga Miskin

Ragukan Biro Pusat Statistik, Pemkab Wonogiri Pilih Data Ulang Warga Miskin

31
Joglosemar | Aris Arianto
Bupati Wonogiri Joko Sutopo berbincang dengan sejumlah petani Desa Sendangangung Kecamatan Giriwoyo, baru-baru ini.

WONOGIRI—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri melakukan pendataan ulang jumlah warga miskin di wilayahnya. Langkah tersebut dilakukan lantaran data kemiskinan yang dimiliki Biro Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak akurat.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari BPS Wonogiri, jumlah penduduk miskin Wonogiri ada sekitar 122.000 jiwa.

Angka tersebut belum berubah sejak 2015 lalu, sehingga dinilai tidak mencerminkan kondisi riil saat ini di lapangan. Lantaran itu, Pemkab Wonogiri bakal melakukan pendataan ulang jumlah warga miskin.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, mengetahui tentang data riil warga miskin, mutlak dan wajib hukumnya.

Pasalnya, informasi tersebut merupakan data dasar dan menyangkut semua kebijakan yang akan diambil pemerintah daerah.

Baca Juga :  Wonogiri Lebih Pas Dengan Sistem 6 Hari Sekolah

“Kami menargetkan pendataan jumlah warga miskin ini minggu kedua bulan puasa diharapkan bisa selesai,” tandas Bupati kepada wartawan usai memberikan pengarahan kepada kalangan kepala desa (Kades) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (15/5/2017).

Menurut Bupati, data kemiskinan penduduk Wonogiri selalu muncul dalam rapat koordinasi di tingkat provinsi maupun tingkat nasional.

“Daerah kita masuk zona merah dalam setiap Rakor Kemiskinan, baik yang digelar pemerintah provinsi maupun pusat. Saya yang ikut rakor merasa malu dan prihatin,” kata dia.

Kepada para Kades, Bupati Joko minta agar upaya mengentasan kemiskinan di daerahnya ‘dikeroyok’ bersama-sama antara Pemkab dengan Kades di masing-masing wilayah. Disebutkan, sampai saat ini di kabupaten ini masih ada sekitar 43.000 rumah tidak layak huni (RTLH).

Baca Juga :  26.000 KK Miskin di Wonogiri Terima Rp 51 Miliar Bantuan Program Keluarga Harapan

“Jika setiap rumah dihuni 3-4 jiwa saja maka penduduk miskin kita ada 130.000-140.000 jiwa lebih,” ujar dia.

Bupati menambahkan, sebagai konsekuensi adanya pendataan ulang warga miskin tersebut, Pemkab akan mengalokasikan anggaran yang cukup untuk mengentaskan mereka dari kemiskinan.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Wonogiri, Suwartono membeberkan, rumah tangga sasaran (RTS) penerima bantuan beras sejahtera (Rastra) mengalami peningkatan.

1
2
BAGIKAN