JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Rawan Ambrol, Talut Jalan Solo-Semarang Diperbaiki

Rawan Ambrol, Talut Jalan Solo-Semarang Diperbaiki

60
BAGIKAN
Joglosemar | Ario Bhawono
DIPERBAIKI– Sejumlah pekerja memperbaiki talut jalan raya Solo-Semarang di Desa Randusari, Kecamatan Teras, Selasa (9/5/2017).

BOYOLALI—Talut di sepanjang jalan Solo-Semarang yang rentan ambrol dan meluap saat musim hujan, mulai diperbaiki. Perbaikan salah satunya di ruas Desa Randusari, Kecamatan Mojosongo. Perbaikan dilakukan dengan pembongkaran bangunan talut lama. Mengingat, kondisi talut sudah miring dan rawan ambrol.

“Harus dibongkar, kalau tidak nanti rentan ambrol karena terkikis arus air saat hujan,” tutur Ngatimin (52), salah satu pekerja, Selasa (9/5/2017).

Perbaikan talut tersebut dilakukan lantaran setiap kali turun hujan deras, saluran air tersebut sering meluap dan arusnya cukup deras dan menyebabkan talut tergerus. Kondisi ini selain bisa menyebabkan talut ambrol dan berdampak pada bahu jalan yang bisa ambles, juga membahayakan pengendara saat air meluap hingga ke badan jalan.

Selain perbaikan talut di sisi selatan jalan, sejumlah pekerja juga merampungkan pembangunan talut di sebelah barat SPBU Teras. Talut yang dibangun merupakan kelanjutan proyek talut sebelumnya. Diharapkan, talut bisa memperkuat bahu jalan agar tak mudah tergerus.

Selama perbaikan talut tersebut, pengendara diharapkan untuk selalu waspada. Meski tumpukan material tidak sampai menumpuk di badan jalan, namun memenuhi bahu jalan. Meski demikian, perbaikan talut tersebut disambut positif pengguna jalan.

Joko (40), warga Banyudono misalnya, mengaku senang dengan perbaikan talut tersebut. Apalagi saat ini menurut dia hujan masih cukup tinggi intensitasnya. Seringkali saat hujan lebat, saluran air menjadi penuh dan meluap sehingga mengganggu pengendara yang tengah melintas.

“Bagus sekali kalau segera diperbaiki, soalnya sering meluap dan air selain membahayakan juga bisa merusak lapisan aspal,” kata dia.

Menurut Joko, selain perbaikan talut, pihaknya juga berharap ada pengurukan bahu jalan yang sudah tergerus, di antaranya yang ada di ruas Desa/Kecamatan Teras. Kondisi bahu jalan yang tergerus cukup membahayakan, terutama di dekat lampu merah. #Ario Bhawono