JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Sragen United Bertekad Hentikan Hasil Buruk

Sragen United Bertekad Hentikan Hasil Buruk

184
BAGIKAN
Penyerang Sragen United, Ferdian Okka berusaha melewati hadangan bek PSIS Semarang, Safrudin Tahar dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (4/5/2017) sore. Dalam laga tersebut, PSIS menang dengan skor 2-1. Foto : Dok Sragen United

SOLO—Tim Sragen United bertekad menghentikan catatan buruknya di dua pertandingan terakhir yang berakhir dengan kekalahan.

Kemenangan pun jadi target yang mutlak harus diraih Laskar Gajah Purba saat menghadapi Persiba Bantul di Stadion Ketonggo, Ngawi, Minggu (14/5/2017).

Pelatih Sragen United, Jaya Hartono menyebutkan, meski harus memainkan laga kandang di luar Sragen, para pemainnya sudah siap tempur. Masalah venue pertandingan tak ingin jadi alasan yang menghambat penampilan terbaik skuad Sragen United.

“Semua sudah kami evalusi. Dari segi permainan dan komunikasi antarpermain kami mengalami peningkatan. Hanya terkadang anak-anak masih salah posisi. Dari situlah kemudian kesalahan-kesalahan muncul,” papar Jaya kepada Joglosemar, Sabtu (13/5/2017).

Satu hal yang diharapkan bisa jadi keuntungan Sragen United saat berkandang di Stadion Ketonggo adalah kualitas rumput lapangan markas tim Persinga Ngawi yang tak jauh berbeda dengan Stadion Taruna Sragen. Jaya menilai, struktur tanah stadion tersebut keras dan bola mudah memantul.

“Struktur lapangannya tak beda jauh, sehingga anak-anak setidaknya tak perlu kembali beradaptasi dengan struktur tanah,” terangnya.

Semantara terkait tim lawan, mantan pelatih Persib Bandung ini tetap meminta Ramadhan Saputra dan kawan-kawan untuk waspada. Mengingat, menurutnya Persiba tengah dalam kepercayaan tinggi usai berhasil menahan imbang tim kuat Persis Solo.

“Apalagi mereka juga sedang membidik kemenangan perdana, setelah di tiga pertandingan perdana mereka belum sekalipun meraih kemenangan,” katanya.

Dalam pertandingan tersebut, kemungkinan Jaya Hartono tak akan merubah komposisi pemain yang selama ini sudah diterapkan.

Di mana Andrid Wibawa akan menjadi sosok striker tunggal dan kecepatannya diharapkan mampu meruntuhkan lini pertahanan Persiba.

Raditya Erwiyanto