JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Ujian Nasional SD/MI, Boyolali Anggaran Mandiri

Ujian Nasional SD/MI, Boyolali Anggaran Mandiri

94
BAGIKAN
Siswa berbaris bersalaman dengan guru sebelum memasuki ruangan ujian, beberapa waktu lalu. Foto: Joglosemar/Maksum Nur Fauzan

BOYOLALI—Sebanyak 15.358 siswa SD/MI di Boyolali mengikuti Ujian Nasional (UN) selama tiga hari, mulai Senin-Rabu (15-17/5/2017).

Sementara itu, pelaksanaan UN SD/MI tahun ini sepenuhnya dari anggaran mandiri APBD Boyolali.

Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Agrar Mahadi di sela-sela monitoring pelaksanaan UN hari pertama di SDN 1 Boyolali mengungkapkan, peserta UN SD/MI berasal dari 796 sekolah yang tersebar di 19 kecamatan di Boyolali. “Total peserta mencapai 15.358 anak didik,” ungkapnya.

Terkait pelaksanaan UN SD/MI tahun ini, Agrar menegaskan, Boyolali mampu melangsungkan secara mandiri. Bahkan Boyolali merupakan satu-satunya kabupaten di Jateng yang mandiri anggaran pelaksanaan UN.

Dijelaskan Agrar, selama ini pelaksanaan UN SD/MI anggarannya dari pemerintah provinsi. Namun tahun ini, Disdikbud sudah menyiapkan anggaran tersendiri untuk pelaksanaan UN selama tiga hari tersebut.

“Boyolali satu-satunya daerah di Jateng yang mandiri anggaran untuk UN SD/MI,” kata Agrar.

Kepala SDN 1 Boyolali, Bagyo Purwanto mengatakan, terdapat 73 anak didiknya yang mengikuti UN tahun ini. Para siswa tersebut terdiri dari 37 siswa laki-laki dan sisanya yakni 36 siswi perempuan.

Menurut Bagyo, pelaksanaan UN hari pertama ini terdapat satu siswa yang tidak hadir mengikuti ujian.

Terkait ketidakhadiran siswa tersebut, lanjutnya, sudah sejak sebulan kemarin siswa yang bersangkutan tidak masuk sekolah tanpa keterangan.

Sementara itu, bagi siswa yang tidak bisa ikut UN dengan kondisi tertentu, menurut Agrar, akan ada UN susulan.

UN susulan tersebut dijadwalkan akan dilangsungkan pada tanggal 22-24 Mei mendatang dengan mata pelajaran yang sama.

Ario Bhawono