Waduh, Belasan Ribu Warga Wonogiri Berhenti Ikut KB!

Waduh, Belasan Ribu Warga Wonogiri Berhenti Ikut KB!

1297
Ilustrasi

WONOGIRI—Warga yang berhenti menjadi peserta Keluarga Berencana (KB) di Wonogiri tercatat tergolong tinggi. Tahun 2016 diketahui ada sekitar 19.000 peserta KB yang keluar atau drop out dari kepesertaannya.

Data yang berhasil diperoleh dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB dan P3A) Wonogiri, selama tahun 2016, tingkat peserta KB yang keluar dari kepesertaan tergolong tinggi. Yakni mencapai 19.290 atau 13,27 persen dari total peserta KB.

Total peserta KB aktif di tahun 2016 tercatat 145.343 peserta. Padahal total peserta KB aktif semestinya 164.633, dari akumulasi peserta baru sejumlah 19.738 ditambah peserta aktif tahun sebelumnya dengan jumlah 144.895.

Baca Juga :  Kasus Video Mesum Diduga Guru, Dinas Pendidikan Wonogiri Akan Datangkan Psikolog

Kepala Dinas PPKB dan P3A Wonogiri, Reni Ratnasari mengungkapkan, angka 19.290 tersebut tergolong tinggi. Penyebarannya merata di hampir semua kecamatan di Wonogiri. Padahal seharusnya, tidak ada peserta KB yang keluar.

“Realisasi jumlah peserta KB aktif selama 2016 juga masih di bawah target. Dari target 181.361 peserta, baru terealisasi 145.343 peserta, atau tercapai 80,14 persen,” ungkap Reni pada rapat kerja daerah program KB, keluarga sejahtera, dan perlindungan perempuan di ruang Girimanik komplek Setda Wonogiri, Selasa (9/5/2017).

Baca Juga :  Polisi Polres Wonogiri Identifikasi Empat Titik Jalan Rusak

Tingginya peserta yang keluar serta belum tercapainya target peserta aktif, menurut Reni, disebabkan sejumlah faktor. Di antaranya, masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang program KB.

Selain itu, kepesertaan KB pria masih rendah, dan peran lembaga sosial maupun tokoh masyarakat serta pemangku kepentingan belum optimal. Juga lantaran masih ada pandangan sebagian masyarakat bahwa banyak anak itu justru banyak rejeki.

1
2
BAGIKAN