JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Wah, Harga Minyak Goreng di Klaten Masih Kemahalan!

Wah, Harga Minyak Goreng di Klaten Masih Kemahalan!

72
BAGIKAN
Joglosemar | Dani Prima
CEK BULOG—Staf Khusus Kemendag bidang Hubungan Antarlembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana didampingi sejumlah pejabat mengecek stok beras dan gula di Bulog Klaten, Sabtu, (6/5/2017).

KLATEN—Menjelang bulan puasa dan Lebaran tahun 2017 ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan stok beras dan gula di Klaten aman. Staf Khusus Kemendag bidang Hubungan Antarlembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana, meninjau langsung gudang Bulog dan memantau harga kedua kebutuhan pokok itu, Sabtu (6/5) sore. “Pemantauan dan pengecekan ini  kita lakukan untuk menindaklanjuti arahan dari Presiden Joko Widodo terkait menjaga stabilitas harga serta persediaan beras dan gula pasir,” kata Eva, Sabtu (6/5).

Menurut Eva, dari hasil pengecekan stok beras dan gula di Kabupaten Klaten masih dapat mencukupi untuk 6-10 bulan ke depan. “Tadi saya lakukan pengecekan di Gudang Bulog 308 Karangwuni, di Desa Meger, Kecamatan Ceper, sampai Lebaran atau akhir tahun dipastikan aman,” ujar Eva.

Sedangkan untuk pantauan harga, Eva mengaku masih menemukan toko modern yang menjual minyak goreng di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Eva menjelaskan, untuk HET minyak goreng di toko modern seharusnya Rp 11.000/liter. HET tersebut merupakan hasil kesepakatan berdasarkan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan distributor ketiga komoditas pada 4 April 2017 lalu.

“Tadi saat pemantauan harga di sejumlah toko modern masih ada yang menjual minyak goreng sampai Rp 15.000/liter. Saya juga sudah meminta kepada pemilik toko modern untuk  menyesuaikan HET. Apabila masih membandel maka dikenai sanksi berupa denda hingga Rp 25 miliar,” jelasnya.