Astaga, Gara-gara Beginian di Rumah Kosong, 3 Bocah di Sragen...

Astaga, Gara-gara Beginian di Rumah Kosong, 3 Bocah di Sragen Digerebek Warga

8908
Kondisi tiga bocah laki-laki dan perempuan saat digerebek warga di rumah kosong di Desa Sigit, Tangen, Senin (12/6/2017) dinihari. Foto/istimewa

SRAGEN- Warga di Dukuh Mojo,Desa Sigit, Kecamatan Tangen mengamankan dua orang bocah laki-laki dan seorang bocah perempuan di rumah bocah perempuan tersebut di dukuh setempat,Senin (12/6/2017) dinihari. Ketiganya diamankan setelah digerebek paksa oleh pemuda setempat karena diduga melakukan aktivitas mencurigakan di rumah yang ditinggali bocah perempuan tersebut.

Aksi penggerebekan juga sempat menggegerkan seisi desa. Mereka yang diketahui berusia di bawah 13 tahun dan masih sekolah itu selanjutnya diserahkan ke Polsek Tangen.

Informasi yang dihimpun dari warga, aksi penggerebekan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Salah satu warga,IN, menuturkan penggerebekan bermula dari kecurigaan warga terkait kemunculan dua remaja laki-laki yang diketahui asal Sidoharjo dan Puro, Karangmalang itu.

Baca Juga :  Operasi Besar-besaran di LP Sragen, Empat Napi Positif Narkoba, Dua Kamar dan WC Ditemukan HP

Warga curiga karena bocah perempuan itu hanya tinggal sendirian di rumah. Warga makin curiga karena hingga larut malam, dua bocah laki-laki yang mengaku teman itu tak kunjung pulang.

“Saat diminta pulang karena sudah malam, mereka malah memasukkan motor ke rumah dan mereka berdua juga masuk lalu pintunya ditutup. Karena kesal,akhirnya pemuda-pemuda langsung menggerebek mereka dan membawa ke Polsek, ” papar Kades Sigit, Wardoyo dikonfirmasi Senin (12/6/2017).

Menurutnya,ketiganya langsung diserahkan ke Polsek hingga pukul 01.00 WIB. Pihak Polsek baru mau melepaskan mereka setelah dijemput oleh orang tua masing-masing. Wardoyo memastikan meski sempat menegangkan, namun tidak sampai terjadi aksi anarkis terhadap kedua bocah laki-laki itu.

Baca Juga :  Misteri Terduga Teroris Karangpandan. Dikenal Jarang di Rumah, Warga Tak Tahu Profesinya

Terpisah, Kapolsek Tangen AKP Sartu tak menampik kejadian penggerebekan itu. Namun ia memastikan bahwa tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan dan hanya ditangkap dan diamankan ke Polsek.

“Sudah diselesaikan kekeluargaan. Wong cuma cah cilik-cilik dolan sampai larut. Warga dan pemuda curiga karena bocahr wedok itu hanya sendirian di rumah. Diingatkan agar pulang sudah jam 23.00 WIB, nggak segera pulang. Akhirnya didatangi dan dibawa ke sini (Polsek) , ” jelasnya. (#Wardoyo)

BAGIKAN