Bandar Sabu Tomy Lian asal Gondangrejo Dibekuk Polisi

Bandar Sabu Tomy Lian asal Gondangrejo Dibekuk Polisi

185
ilustrasi. Foto : Dok

KARANGANYAR– Tim Satres Narkoba Polres Karanganyar menggerebek bandar sabu bernama Tomy Lian Susanto alias Dimas (33), Sabtu (17/6/2017) malam.

Bandar asal Dukuh Banjarejo RT 1/1, Desa Tuban, Gondangrejo, Karanganyar itu digerebek saat hendak mengantar pesanan pelanggan di depan conter HP Tazmania, Jalan Slamet Riyadi, Karangrejo,Karanganyar.

Bandar yang tinggal di kos Kampung Munggung, Banjarsari, Solo itu digerebek dengan barang bukti tiga paket sabu seberat 2,5 gram sabu siap edar. Tim juga menyita alat hisap dan beberapa bukti transfer uang yang diduga transaksi barang sabu.

Informasi yang dihimpun Joglosemar, penggerebekan berlangsung pukul 22.30 WIB. Tim Satres narkoba yang mendapat informasi rencana transaksi yang melibatkan tersangka, sudah terlebih dulu mengintai lokasi.

Baca Juga :  Geger Penangkapan Teroris di Karangpandan, Karanganyar. Tersangka Ditangkap Usai Imami Salat di Masjid

Tepat pada jam yang ditentukan, petugas mencurigai tersangka yang tengah menunggu di atas sepeda motornya di depan konter HP di Karangrejo, Karanganyar. Karena gerak-geriknya mencurigakan, tersangka langsung didekati dan digeledah.

Pemuda yang sudah lama menjadi incaran petugas itu tak berkutik setelah petugas menemukan beberapa paket sabu yang dibawanya.

Dua paket sabu masing-masing 1,05 dan 1,04 gram disimpan dalam bungkus rokok Sampoerna Mild dibalut kertas dan dilakban.

Sedang satu paket lainnya 0,30 gram diamankan dari bungkus rokok Dunhil. Juga diamankan beberapa plastik klip kecil-kecil yang diduga untuk mengemas sabu dalam paket lebih kecil sebelum dijual.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, dari penggerebekan itu petugas juga menyita satu unit sepeda motor Honda

Baca Juga :  Gilaa!!! Aksi Gadis Karanganyar Nekat Panjat Tower 72 Meter Ternyata Hanya Cari Sensasi. Ini Motif Aslinya...

Beat AD 4533 XY yang terpasang sedangkan pelat aslinya AD AD 5896 CH atas nama Ari Supriyadi, warga Banjarsari, Solo.

“Dia sudah melakukan penjualan sekitar tiga bulan terakhir. Tapi ini masih terus kita kembangkan kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat,” paparnya Minggu (18/6/2017).

Candu haram itu diperoleh tersangka dari seseorang yang disebutnya “Bose” dengan cara memesan via HP.

Transaksi uang dilakukan dengan transfer ke rekening atas nama Anang Yulianto dengan harga Rp 1.200.000 untuk satu gram sabu.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) jucnto pasal 112 (ayat 1) UU No 35/200 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara denda Rp 8 miliar.

Wardoyo

BAGIKAN