JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pendidikan Belum Semua SMP di Solo Siap Lima Hari Sekolah

Belum Semua SMP di Solo Siap Lima Hari Sekolah

52
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
ilustrasi

SOLO – Dari 27 SMP Negeri yang ada di Kota Solo ternyata belum semuanya siap dengan diterapkannya lima hari sekolah untuk tahun ajaran 2017/2018.

Padahal Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah menuangkan kebijakan tentang lima hari sekolah dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) N0. 23/2017.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Solo, Joko Slameto mengatakan, dari 27 SMP negeri di kota bengawan, yang sudah menyatakan kesiapannya menerapkan lima hari sekolah cukup banyak, namun belum semuanya.

“Untuk SMPN 1 dan SMPN 4 sudah membuat pernyataan resmi melalui surat yang disampaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Surakarta, bahwa sekolah tersebut siap melaksanakan dan siap bila ditunjuk sebagai sekolah percontohan pelaksanaan lima hari sekolah di Solo. Lalu SMPN lainnya juga ada yang sudah siap dengan lima hari sekolah,” ujar Joko.

Lanjut Joko, dari Disdik Kota Surakarta sendiri sudah memberikan sosialisasi agar sekolah-sekolah mempersiapkan diri terkait Permendikbud tersebut.

Namun untuk pelaksanaannya, Joko mengatakan, Disdik telah menyerahkan kepada pihak sekolah karena hal itu tergantung pada kesiapan di masing-masing sekolah.

Sedangkan langkah yang diambil pihak sekolah, adalah segera berkoordinasi dengan komite sekolah, wali murid dan pihak terkait lainnya

Sedangkan dari sisi sarana dan prasarana, SMPN 1 dan SMPN 4 termasuk yang sudah memadai untuk memfasilitasi para siswa selama berada di sekolah, mulai dari ruang kelas yang rata-rata menggunakan penyejuk udara (AC), kantin hingga ketersediaan meja kursi untuk makan siang, termasuk musala yang memadai untuk melaksanakan salat berjamaah para siswa saat waktu Salat Dzuhur maupun Salat Ashar.

“Untuk pelaksanaannya kami tetap menunggu kebijakan dan keputusan dari Disdik apakah lima atau enam hari sekolah,” katanya.

Sedangkan Sekretaris Disdik Kota Surakarta, Unggul Sudarmo menambahkan dari Disdik Kota Surakarta belum mewajibkan semua sekolah untuk menerapkan lima hari sekolah.

Dwi Hastuti