JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Kesehatan Buah Anggur Ternyata Bisa Memperkuat dan Mencegah Gigi Membusuk

Buah Anggur Ternyata Bisa Memperkuat dan Mencegah Gigi Membusuk

101
BAGIKAN
anggur. Foto : perennia

Komponen alami yang ditemukan di dalam buah anggur diyakini bisa memperkuat gigi dan juga mencegah gigi membusuk, menurut penelitian.

Para ahli mengklaim bahwa penemuan ini dapat menghentikan orang-orang kehilangan gigi mereka dan juga menambal gigi mereka yang memungkinkan bertahan lebih lama.

Ekstrak biji anggur telah dikaitkan dengan manfaat kesehatan seperti meningkatkan fungsi jantung dan sirkulasi yang baik. Kini zat-zat tersebut dapat menurunkan gigi terlepas dengan meningkatkan usia tambalan resin komposit atau tambalan berwarna yang biasanya bertahan lima sampai tujuh tahun.

Ekstrak ini telah ditemukan untuk menguatkan dentin, jaringan yang membentuk sebagian besar gigi yang terletak dibawah enamel eksternal yang keras menurut Univeristy of Illinois di Chicago College of Dentistry.

Hal ini berarti ketika gigi rusak, struktur yang tersisa bisa dibentuk lebih kuat untuk mengikat material yang digunakan di tambalan gigi.

Hal ini bisa menjadi berita yang bagus untuk penderita yang memilih tambalan resin karena mereka estetis meskipun mereka tidak seperti tambalan amalgam yang tangguh dimana bisa bertahan 10 sampai 15 tahun.

“Ketika tambalan gagal, pembusukan terjadi disekitar ini dan segelnya hilang. Kita ingin menguatkan permukaannya yang akan membuat resin terikat lebih baik di dentin,” kata Dr Ana Bedran Russo profesor dari kedokteran gigi restoratif di universitas seperti dilansir Daily Mail.

“Permukaannya bisa diganti melalui penggunaan material alami yang baru.”

3 orang dewasa mengalami pembusukkan gigi, menurut Oral Health Foundation. Lebih dari 4-5 dari populasi di Inggris setidaknya memiliki satu tambalan dan rata-ratanya ada tujuh tambalan.

Bagaimana Hal Ini Terjadi

Pembusukkan gigi terjadi ketika asam diproduksi dari sisa makanan yang terbentuk di gigimu.

Ketika kita mengonsumsi makanan dan minuman yang tinggi karbohidrat terutama makanan dan minuman yang manis, bakteri yang ada disisa makanan tersebut mengubah karbohidrat menjadi energi yang dibutuhkan, diwaktu yang sama juga memproduksi asam.

Jika sisa makanan tersebut dibiarkan, asam tersebur bisa memulai untuk mengahncurkan permukaan gigimu, menyebabkan lubang di gigimu. Lubang tersebut mulai menggerogoti pada level kedua material gigi yang berada dibawah enamel yaitu dentin.

Tambalan gigi masih bisa digunakan untuk menghentikan serangan bakteri terhadap gigi untuk mencegah lubang gigi mencapai komponen paling penting di gigi yaitu daging gigi.

Dentin dalam gigi umumnya terbuat dari kolagen, struktur protein utama di kulit dan jaringan penghubung lainnya, para peneliti menjelaskan di Journal of Dental Research.

Mereka menemukan bahwa kerusakan kolagen dapat memperbaiki dengan sendirinya dengan kombinasi dari flavaoid proanthocyanidins berbasis oligomer yang dapat ditemukan di beberapa makanan dan sayuran dan juga ekstrak dari biji buah anggur.

Dan ketika proses ini menambal, resin harus mengikat pada dentin tapi area pada keduanya atau di permukaan adalah poin yang terlemah menyebabkan restorasi menjadi rusak.

Mengikat resin dan dentin kaya kolagen menyediakan adhesi yang lebih baik dan tidak tergantung pada kelembaban.

Stabilitas dari permukaan adalah kunci untuk durabilitas dari sendi perekat dan karenanya menyebabkan kehidupan restorasi dan meminimalkan kehilangan gigi, kata Dr Bedra Russo.

Sandi Lathunusa