JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Nasional Diduga Kuat Jadi Bandar Narkoba, Seorang Polisi Tewas Ditembak Saat Penangkapan

Diduga Kuat Jadi Bandar Narkoba, Seorang Polisi Tewas Ditembak Saat Penangkapan

295
BAGIKAN
ilustrasi

RIAU – Petugas dari Direktorat Narkotika dan Obat-Obatan Terlarang Kepolisian Daerah Riau terpaksa menembak seorang oknum polisi di Bengkalis, Riau, lantaran mencoba melawan saat ditangkap karena diduga kuat jadi bandar narkoba.

Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjelaskan bahwa ditembak matinya polisi berinisial Hen itu karena tertangkap membawa tujuh kilogram sabu-sabu dan 4.000 butir ekstasi jenis happy five. Meskipun tertangkap, Hen melakukan perlawanan saat disergap.

Bahkan, Hen mencoba melawan petugas yang akan menangkapnya pada Selasa (6/6) sore di Pelabuhan Roro, Desa Air Putih Bengkalis. Oleh karena itu, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembaknya.

“Kita ambil tindakan tegas dengan cara menembak dada sebelah kiri tersangka. Setelah itu karena tersangka ingin melarikan diri dan melakukan perlawanan, dia pun ditembak lagi tepat di punggung belakang sebanyak tiga kali,” katanya di Pekanbaru, Rabu (7/6/2017).

“Tersangka merupakan oknum anggota kepolisian yang tidak pernah datang saat dinas atau desersi selama lima bulan. Dan, rencananya terhadap tersangka ini akan dilakukan sidang kode etik. Saat hendak disidang tersangka juga tidak datang,” ujarnya.

Saat ini, menurut dia, jasad Hen sedang berada di Instalasi Forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini guna dilakukan otopsi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di badannya.

Hen terbukti tiga kali mengedarkan narkoba yang diduga berasal dari China dan masuk melalui Malaysia, kemudian sampai ke Bengkalis melalui jalur perairan.

Zulkarnain juga memaparkan, terungkapnya kasus itu ada kaitan dengan penangkapan perempuan pembawa dua kilogram sabu di Kota Dumai, Selasa (6/6/2017) dalam bus tujuan Palembang di Kota Dumai.

Antara