HUT ke-71 Pemkot Surakarta, Aparatur Sipil Negara Harus Kerja Cepat

HUT ke-71 Pemkot Surakarta, Aparatur Sipil Negara Harus Kerja Cepat

14
Foto-foto : Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
UPACARA HUT PEMKOT – Penari membawakan tarian saat digelar upacara peringatan hari jadi Pemerintah Kota Surakarta yang ke-71 di Balaikota Surakarta, Jumat (16/6).

SOLO – Hari Jadi Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta ke-71 diperingati dengan upacara bendera di halaman Balaikota Surakarta, Jumat (16/7/2017).

Bertindak sebagai komandan upacara Ketua DPRD Surakarta, Teguh Prakosa yang mewakili Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo yang cuti menjalan ibadah.

Pada kesempatan ini Ketua DPRD Surakarta, Tegus Prakosa menilai jika organisasi perangkat daerah (OPD) masih minim prestasi dan aparatur sipil negara (ASN) belum bisa menyelaraskan dengan kecepatan kinerja Walikota Surakarta.

Mereka belum meningkatkan kinerja sesuai dengan visi-misi walikota, akibatnya penuntasan persoalan, mulai dari pengangguran, kemiskinan hingga pembangunan belum berjalan optimal.

“Hampir semua inovasi dan gagasan dari kepala daerah. OPD harus punya inovasi atau kreativitas. Jadi perlu evaluasi seluruh OPD agar bisa gerak cepat sesuai visi misi kepala daerah yang ada,” ujarnya kepada wartawan usai upacara HUT ke-71 Pemkot Surakarta, Jumat (16/7/2017).

Baca Juga :  Mercedes-Benz Owner Community (MOC) Indonesia Peduli dan Berbagi di Bulan Suci

Dipaparkan dia, ASN sebagai pengabdi dan pengayom masyarakat langkahnya harus cepat, tepat dan efisien baik dalam anggaran maupun dalam teknis.

Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
UPACARA HUT PEMKOT – Penari membawakan tarian saat digelar upacara peringatan hari jadi Pemerintah Kota Surakarta yang ke 71 di Balaikota Surakarta, Jumat (16/6). Di upacara tersebut, Walikota Surakarta mengajak aparatur sipil negara untuk memaksimalkan pelayanan pada masyarakat.

Memasuki usia 71 tahun, Pemkot Surakarta sudah seharusnya ada peningkatan kinerja. Hal ini penting agar berbagai program yang digagas walikota biasa terwujud.

Selain itu Teguh mengatakan agar jajaran Pemkot Surakarta tidak berpuas diri dengan hasil yang telah dicapai, harus ada inovasi-inovasi baru dalam memberi pelayanan pada masyarakat.

“Ada juga kinerja OPD itu rendah, seperti Bapermas, DPU PR, Dinas Pendidikan ataupun Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata. Bapermas itu paling ujung, tapi ada rumah tidak layak huni, DPU PR juga sama, cara penanganan selama ini lambat, seperti masih ada genangan air saat hujan turun,” ungkapnya.

Baca Juga :  Indria Grup Berbagi Bersama Anak Yatim

Pihaknya mengaku tidak mengetahui kenapa OPD minim inovasi. Padahal anggaran telah disediakan untuk mendukung program-program mereka.

“Di usia sekarang ini berharap ada kemajuan dalam pelayanan publik dan infrastruktur. Ini untuk menyejahterakan masyarakat, dengan ini maka pengangguran, rumah tidak layak huni bisa tertangani,” sambungnya.

Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
UPACARA HUT PEMKOT – Penari membawakan tarian saat digelar upacara peringatan hari jadi Pemerintah Kota Surakarta yang ke 71 di Balaikota Surakarta, Jumat (16/6). Di upacara tersebut, Walikota Surakarta mengajak aparatur sipil negara untuk memaksimalkan pelayanan pada masyarakat.

Sementara itu Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo dalam amanatnya meminta agar ASN bisa bekerja optimal guna mewujudkan pemerintahan yang mantap dan nyaman. Solo itu butuh ASN yang bisa bekerja dengan cerdas dan ikhlas.

“Saat bekerja saya harapkan jangan cepat puas dari hasil yang dicapai.  Ciptakan birokrasi yang efektif dan efisien,” terangnya dalam amanat yang dibacakan Ketua DPRD Surakarta, Teguh Prakosa.

#Ari Welianto

BAGIKAN