Ismail Dibekuk karena Edarkan Sabu

Ismail Dibekuk karena Edarkan Sabu

140
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PENGEDAR NARKOBA – Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai memeriksa Ismail, tersangka pengedar narkoba jenis shabu-shabu saat rilis kasus tersebut di Mapolresta Surakarta, Jumat (16/6). Tersangka ditangkap dirumahnya oleh tim patroli zona pada Selasa (13/6) lalu.

SOLO – Ismail (20) harus rela tahun ini tak dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarganya. Pria asal Sangkrah, Kecamatan Pasarkliwon itu harus mempertanggungjawabkan kejahatan yang dilakukannya.

Pengedar sabu itu diringkus Tim Patroli Zona Sabhara Polresta Surakarta di rumahnya di Kawasan Kampung Sangkrah, Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasarkliwon, Kamis (15/6) pukul 10.00 siang. Waka Polresta Surakarta, AKBP Andy Rifai, menuturkan, penangkapan bermula saat sejumlah tm Sat Sabhara melakukan Patroli Zona. Lantas, muncul informasi dari masyarakat ada seorang pengedar sabu di wilayah Sangkrah.

Baca Juga :  Dua Warga Serengan Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan

Tim Patroli Zona langsung merespons dengan membekuk tersangka di kediamannya. “Dari tangan pelaku, tim patrol zona dari Sat Sabhara  berhasil mengamankan tujuh paket sabu,” ujarnya .

Selain mengamankan tujuh paket sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang lain di antaranya kartu ATM, handphone yang digunakan untuk transaksi sabu, uang tunai Rp 40.000, bungkus permen dan kartu slip bukti transfer. Lanjutnya, pelaku bukan merupakan residivis. Meskipun demikian pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk membongkar jaringan yang menyuplai sabu pada

Baca Juga :  Korem Instruksikan Pendirian Rest Area

Sementara itu, Ismail mengaku pendatang baru dalam peredaran narkoba. “Saya baru enam kali, cuma mengedarkan saja. Tiap paket dijual Rp 350.000,” ujarnya. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal primer 114 subsider Pasal 112 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

#Arief Setiyanto

BAGIKAN