JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Jalur Utama Semarang-Solo “Penuh Rekayasa“

Jalur Utama Semarang-Solo “Penuh Rekayasa“

137
Jalur Semarang-Solo. Foto : Dok

BOYOLALI—Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas selama musim mudik dan balik lebaran 2017, Polres Boyolali memberlakukan sistem rekayasa arus lalu lintas. Rekayasa diberlakukan pada ruas jalan utama Semarang-Solo.

Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi mengatakan, fokus sistem rekayasa lalu lintas diberlakukan untuk mengatur kecepatan laju kendaraan untuk mencegah kecelakaan.

“Sistem rekayasa lalu lintas diberlakukan untuk mengurangi kecepatan kendaraan, terutama yang melintas di jalur utama Semarang-Solo,” terangnya, Kamis (23/6/2017).

Kapolres menyebutkan, rekayasa lalu lintas dimulai dari jalan raya Ampel-Boyolali Kota, kemudian jalur Boyolali Kota-Banyudono. Dengan kondisi jalan yang naik turun dan lurus di jalur tersebut, diberlakukan pembatasan kecepatan laju kendaraan.

“Para pengendara diimbau untuk membatasi kecepatan maksimal 40 hingga 60 kilometer per jam,” terangnya.

Kapolres menambahkan, sistem rekayasa lalu lintas juga didukung dengan pemasangan ratusan rambu-rambu tambahan untuk mengingatkan para pengendara.

Di sisi lain, petugas patroli dengan mobil juga bakal disiagakan di sejumlah titik di sepanjang perlintasan jalur utama. Bahkan, bagi rombongan pemudik dengan jumlah banyak bakal mendapatkan pengawalan.

Satria Utama

BAGIKAN