JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Kera Ekor Panjang Serang Lahan Warga Sukoharjo

Kera Ekor Panjang Serang Lahan Warga Sukoharjo

185
Joglosemar I Aris Arianto
SERANG LAHAN-Kera ekor panjang liar leluasa beraktivitas di sekitar objek wisata Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Foto diambil beberapa waktu lalu.

SUKOHARJO—Tak hanya di wilayah Wonogiri, kera ekor panjang juga menyerang lahan pertanian di Sukoharjo. Diduga serangan kera itu dipicu oleh menipisnya makanan kera di hutan maupun perbukitan.

Warga Kecamatan Bulu, Sukoharjo, Hartono mengatakan serangan kera ekor panjang sudah berlangsung sejak bulan kemarin. Kera-kera itu diduga berasal dari sekitar Gunung Gajah Mungkur perbatasan dengan Wonogiri.

“Lahan pertanian diserang, tanaman banyak yang dimakan dan menjadi rusak,” kata Hartono, Rabu (14/6/2017).

Warga lainnya, Endah menyebutkan, kawanan kera biasanya datang dipimpin satu ekor yang paling besar. Kemungkinan kera besar itu sebagai pimpinannya. Dia menduga kawanan kera terpaksa turun gunung, lantaran makanan di hutan sudah menipis.

Dia mengaku khawatir seandainya kera menyerang pemukiman sebagaimana kerap terjadi di Wonogiri. Sebagaimana informasi yang didapatnya, kera di Wonogiri sampai masuk rumah dan menghabiskan makanan yang disediakan.

“Takut juga kalau sampai menyerang manusia, apalagi saya punya anak kecil,” sebut dia.

Menurut dia, serangan kera ekor panjang tidak terjadi kali ini saja. Tahun-tahun sebelumnya juga berlangsung serangan serupa. Kawanan kera datang dalam jumlah besar kadang hingga ratusan ekor menuju areal pertanian.

Beragam cara sudah dilakukan untuk mengusir kawanan kera. Mulai dari membunyikan kentongan, dihalau dengan suara keras, maupun dengan bantuan anjing. Namun kera hanya bergeser sedikit dari tempatnya, dan segera kembali lagi.

“Kalau membunuh kami tidak berani. Takut melanggar hukum, dan takut hal lainnya,” tandas dia.

Kepala Desa Sanggang, Bulu, Supangat berujar, ratusan kera tersebut menyerang tanaman di ladang dan kebun. Tanaman seperti kacang, padi, jagung, hingga singkong habis diserang kera.

Aris Arianto

BAGIKAN