Ketahuan Pesta Seks Dengan Dua Lelaki di Gorong-Gorong Depan BLH Boyolali, Pengakuan...

Ketahuan Pesta Seks Dengan Dua Lelaki di Gorong-Gorong Depan BLH Boyolali, Pengakuan Wanita Ini Sungguh Mengejutkan

4319
ilustrasi. Foto : dok

BOYOLALI – Petugas Satpol PP Boyolali mengamankan seorang perempuan yang menggelar pesta seks dengan dua teman lelakinya di gorong-gorong depan Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Boyolali, Minggu (18/6/2017) sore.

Terbongkarnya kasus ini bermula dari kecurigaan sejumlah remaja yang nongkrong, tak jauh dari lokasi pesta seks. Petugas Satpol PP yang berada di sekitar lokasi langsung mengecek informasi tersebut

Saat melihat dalam gorong-gorong di depan kantor BLH, petugas menyaksikan ketiga remaja sedang melakukan hubungan badan layaknya suami-istri. Satu remaja perempuan berinisial IS (17) warga Musuk tidak berdaya untuk melarikan diri.

Baca Juga :  Pos Siaga Lengkap dengan Pos Kesehatan Mulai Didirikan di Boyolali

Sementara dua pria remaja lain melarikan diri menggunakan sepeda motor. Keduanya bahkan hampir saja menabrak sejumlah orang yang sedang asyik menunggu waktu buka puasa di kawasan komplek perkantoran Pemkab Boyolali.

“Satu remaja perempuan langsung kita amankan,” terang Kepala Seksi (Kasi) Penindakan, Satpol PP Boyolali Tri Joko, Senin (19/6/2017).

Kepada petugas, IS tidak bisa mengelak jika telah melakukan tindakan asusila dengan dua pria. Parahnya, pesta seks satu perempuan dengan dua laki-laki itu kerap mereka lakukan di tempat yang berbeda.

“Iya, saya memang melakukan perbuatan ini (pesta seks) beberapa kali. Biasanya saya lakukan dengan dua teman laki-laki saya secara bersamaan,” sahut Is kepada wartawan.

Baca Juga :  Sungguh Nekat, Pelajar SMP di Boyolali Ini Curi Motor Kerabatnya

Setelah terungkapnya pesta seks ini, Tri Joko mengatakan IS akan menjalani proses rehabilitasi lebih lanjut agar tidak mengulang perbuatan bejat tersebut.

“Kami berharap Is menyadari segala kesalahan yang telah dilakukan, mengingat masa depannya yang masih panjang. Sedangkan untuk dua remaja lain yang sembunyi, orang tuanya sudah kami undang,” jelasnya.

“Perbuatan tersebut melanggar Perda No 5/2016 tentang Perbuatan Asusial di Tempat Umum,” pungkas Tri Joko.

Satria Utama

BAGIKAN