JOGLOSEMAR.CO Lifestyle Kesehatan Lari Tak Picu Nyeri Haid

Lari Tak Picu Nyeri Haid

63
BAGIKAN
ilustrasi lari. Foto : Dok

Tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran Tiaulfi Gandjari, Innave Halqi Sasiana Abdama dan Lili Puspadewi  dengan dosen  pembimbing dr N Juni Triastuti, MMedEd melakukan penelitian yang berjudul Hubungan Intensitas Olahraga Lari terhadap Kejadian Dismenore (nyeri haid) pada Remaja di SMPN 2 Jogorogo dengan menggunakan desain observasianalitik dengan pendekatan cross sectional.

Instrumen penelitian yang digunakan angket intensitas olahraga yang berjumlah 5 pertanyaan dan kuesioner dismenore yang berjumlah 13 pertanyaan.

Setelah dilakukan penelitian pada 19 Mei lalu di SMPN 2 Jogorogo ada beberapa hal yang didapatkan.

Pertama yang mengalami menstruasi sebanyak 32 orang sedangkan yang belum mengalami menstruasi sebanyak 5 orang.

Kedua yang mengalami dismenore 29 orang yang tidak mengalami dismenore 3 orang dan ketiga yang melakukan olahraga lari 12 orang, bersepeda 1 orang, jalan kaki 16 orang.

“Lalu setelah dilakukan analisis data dengan SPSS dapat disimpulkan korelasi antara intensitas olahraga lari dengan kejadian dismenore tidak bermakna,” ujar Tiaulfi.

Dwi Hastuti