JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Hukum & Kriminal Operasi Penyakit Masyarakat Semakin Gencar di Bulan Puasa

Operasi Penyakit Masyarakat Semakin Gencar di Bulan Puasa

95
BAGIKAN
Ilustrasi | Joglosemar/Maksum NF

SOLO – Satuan Sabhara Polresta Surakarta mengamankan puluhan alat musik yang digunakan untuk mengamen. Puluhan alat musik pengamen tersebut disita dari para pengamen yang masih giat beraksi di bulan Ramadan ini.

Selain puluhan alat musik pengamen, Sat Sabhara juga berhasil menjaring barang bukti puluhan botol minuman keras (miras).

Kasat Sabhara Polresta Surakarta, Kompol Busroni mengungkapkan, pihaknya akan gencar melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) untuk menciptakan iklim kondusif di bulan Ramadan ini.

“Barang bukti puluhan alat musik pengamen dan puluhan botol miras diamankan dari operasi pekat juga. Sejak awal Ramadan, kami sudah aktif menggelar operasi. Kami menyita barang bukti untuk kemudian akan dimusnahkan. Sedangkan bagi pelakunya akan dibina dan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” urainya, Jumat (2/6/2017).

Kompol Busroni juga mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi tindak pelanggaran dan melaporkannya kepada pihak berwajib.

“Kami meminta masyarakat aktif memberikan informasi terkait aktivitas-aktivitas yang mencurigakan. Kami akan menindaklanjutinya,” imbuhnya.

Di sisi lain, hal yang sama dilakukan Jajaran Polsek Banjarsari yang juga gencar melakukan operasi pekat di bulan Ramadan. Bahkan, Jajaran Polsek Banjarsari melakukan operasi pekat hampir setiap hari.

“Kami hampir setiap hari melakukan operasi pekat. Gunanya memang untuk meningkatkan kewaspadaan dan menekan angka kriminalitas khususnya di bulan Ramadan ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa wilayah Banjarsari memang memiliki potensi besar terjadinya kasus pekat, diantranya yaitu PSK dan miras. Untuk itu kami giat melakukan operasi,” pungkas Kapolsek Banjarsari, Kompol I Komang Sarjana.

Triawati Prihatsari Purwanto