JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Pemain dan Official Sragen United Belum Terima Gaji Dua Bulan

Pemain dan Official Sragen United Belum Terima Gaji Dua Bulan

451
BAGIKAN
Penggawa Sragen United merayakan gol yang dicetak Andrid Wibawa ke gawang PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis (4/5). Dalam laga tersebut, PSIS menang dengan skor 2-1. Foto : Dok Sragen United

SRAGEN – Kabar mengejutkan datang dari kontestan Liga 2, Sragen United. Ternyata, tim yang kini bermarkas di Stadion Pacitan tersebut belum membayarkan gaji pemain selama dua bulan.

Mencuatkan kabar itu diungkapkan salah seorang pemain kepada Joglosemar, Rabu (21/6/2017). Dia bercerita, semenjak menandatangani kontrak kerja profesional dengan tim berjuluk Gajah Purba tersebut, para pemain baru menerima setengah bulan gaji usai pertandingan melawan PSIS Semarang, 4 Mei lalu.

“Setelah itu tidak ada lagi (gaji). Setiap hari manajemen hanya bilang besok-besok terus. Padahal saya dan para pemain dihadapkan pada kebutuhan lebaran,” terang salah seorang pemain yang enggan disebutkan namanya.

Sebenarnya, pada Senin (19/6/2017) lalu, manajemen Sragen United melalui Komisaris Utama, Indika Wijaya Kusuma sudah berjanji akan melunasi seluruh tunggakan gaji pada Selasa (20/6/2017) siang.

Bahkan Indika menandatangani surat perjanjian di atas materai untuk pembayaran gaji tepat waktu.

Dalam surat tersebut tertulis, jika manajemen tak bisa melunasi gaji pemain dan offisial pada Selasa (20/6/2017) kemarin, semua pemain akan melanjutkan permasalahan ini ke PSSI, Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), Komnas HAM dan pihak kepolisian.

“Sejak Selasa malam semua pemain sudah meninggalkan mes di Pacitan. Semua sudah terlanjur kecewa,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan salah seorang pemain muda Sragen United. Dia mengaku sudah bosan dengan janji-janji manajemen yang disampaikan semenjak masih bertahan di Sragen.

“Saya harap manajemen Sragen United segera melunasi gaji dua bulan,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari Komisaris Sragen United, Indika Wijaya Kusuma perihal permasalahan tersebut. Joglosemar yang berusaha menghubungi beberapa nomor telepon selulernya ternyata sudah tidak aktif.

Sumber dalam Joglosemar menyebut, Sragen United ternyata sudah kehabisan dana untuk membayar gaji pemain yang nominalnya mencapai Rp 5 Juta hingga Rp 15 Juta per pemain.

Nofik Lukman Hakim