Persis Solo Mulai Dilamar Pemain Baru

Persis Solo Mulai Dilamar Pemain Baru

2100
Pelatih Persis Solo, Widyantoro menjelasakan isi dalam selebaran yang dibagikan ke pemain dalam sesi latihan di Stadion Sriwedari Solo, Selasa (20/6/2017). Foto : Nofik Lukman Hakim

SOLO – Persis Solo memastikan siap berburu pemain pada jeda kompetisi Liga 2. Kini, Laskar Sambernyawa mulai gerilya ke beberapa agen maupun mencari jaringan dari para pemain. Tak sedikit pula yang menyatakan minat untuk merapat.

“Banyak juga yang sudah mengatakan ingin gabung. Tapi rata-rata mereka ini tidak dapat klub pada putaran pertama lalu. Jadi mungkin kondisi serta kualitasnya tidak lebih baik dari yang ada sekarang,” terang Pelatih Persis Solo, Widyantoro di Stadion Manahan Solo, Rabu (28/6/2017) kemarin.

Posisi penyerang menjadi salah satu buruan Persis Solo. Saat ini, pemuncak klasemen sementara grup 4 ini baru memiliki tiga penyerang, yakni Tri Handoko, Rudiyana dan Joko Prayitno.

Baca Juga :  Silenzo Stampa Persis Solo di Magelang

Sementara seorang lagi, Adha Nurrokhim tak bisa gabung lantaran masuk proyeksi Timnas Indonesia U-19.

Selain itu, Widyantoro pun masih berburu seorang gelandang dan bek tengah. Hanya saja, kini pihaknya belum mengetahui kapan transfer tengah musim dibuka. Terlebih jeda dari putaran pertama ke putaran kedua hanya empat hari.

“Saya masih belum tahu kapan transfer mulai dibuka. Tapi semaksimal mungkin dari sekarang sudah cari-cari yang pas. Semoga saja bisa dapat,” tuturnya.

Baca Juga :  Persis Solo Terancam Sanksi Komdis PSSI

Saat ini, Persis Solo sudah memulai program latihan setelah tujuh hari libur lebaran. Kemarin (28/6/2017), 19 pemain mengikuti sesi latihan di Stadion Manahan Solo.

Satu pemain yang absen yakni Ikhwan Ciptady. Bek muda asal Jakarta itu mengalami penundaan keberangkatan dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (28/6/2017) siang.

“Kamis pagi kita tes VO2 Max. Program ini sengaja saya adakan lebih awal agar mengetahui kondisi fisik pemain setelah sepekan libur. Kalau ada yang drop, sanksi sudah menanti,” jelasnya.

Nofik Lukman Hakim

Advertisements
BAGIKAN