Ramon Calderon Bicara Kemungkinan Ronaldo Tinggalkan Real Madrid

Ramon Calderon Bicara Kemungkinan Ronaldo Tinggalkan Real Madrid

32
Cristiano Ronaldo saat melakukan selebrasi. Foto : Dok

MADRID – Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon meyakini Real Madrid akan kesulitan membendung langkah Cristiano Ronaldo jika sudah mantap untuk hijrah ke klub lain. Sikap itu didasari pengalamannya saat memboyong CR7 dari Manchester United.

“Aku pikir ini sangat sulit (mengubah keputusannya),” kata Calderon pada BBC Sport seperti dilansir Soccerway.

“Aku memiliki situasi yang sama dengan Manchester United ketika Ronaldo ingin pergi dan aku merekrutnya. Dia mengatakan “Aku ingin pergi” dan hanya seperti itu saja.”

“Di tahun yang sama aku memiliki masalah dengan Robinho dan dia ingin pergi. Sebagai presiden klub kamu tidak bisa melakukan apa-apa selain membiarkannya pergi dan sebisa mungkin mendapatkan kesepakatan yang terbaik.”

“Aku berharap dia tidak memutuskan untuk pergi tapi jika dia sudah mantap dengan keputusannya, ini merupakan hal yang sulit untuk mengubah keputusannya.”

“Sangat sedikit klub yang memenuhi ekspetasinya. Bukan karena mereka tidak membayarnya tapi karena mereka harus menawarkan dia tentang kemungkinan untuk memenangkan banyak trofi dan penghargaan individu.”

Untuk Mourinho, imbuh Calderon: “Hubungannya di Madrid tidaklah begitu baik tapi itu tidak berarti dia tidak ingin kembali lagi ke Manchester United, dimana dia sangat berterimakasih atas apa yang telah terjadi.”

“Dia menunda kepindahannya ke Madrid selama setahun karena Alex Ferguson sudah seperti ayahnya sendiri. Dia mencintai klub, fans, kotanya, dan aku tidak meragukan lagi dia akan reuni disana.”

Seperti diberitakan akan kembali ke United, Ronaldo juga dirumorkan dengan Paris Saint-Germain dan Calderon pikir sebuah keuntungan untuk pindah keluar Eropa bukanlah opsi diusianya yang sekarang.

“Aku yakin dia akan tetap d Eropa,” imbuhnya.

“Aku tidak yakin dia akan main di Cina atau di Timur Tengah. Dia bukan tipe pemain seperti itu. Dia memiliki tiga atau empat tahun untuk berada di puncak karir, pemain yang top dan dia tetap ingin memenangkan trofi diamanapun dia pergi.”

Sandi Lathunusa

BAGIKAN