Rampas Motor Wanita di Jalan Adi Soemarmo Colomadu, Polisi Berpangkat Brigadir Dihajar...

Rampas Motor Wanita di Jalan Adi Soemarmo Colomadu, Polisi Berpangkat Brigadir Dihajar Warga

981
Ilustrasi

SOLO – Seorang oknum polisi bernama Mohammad Alwan Zainuri (39), menjadi sasaran amuk massa setelah tertangkap basah melakukan perampasan terhadap sepeda motor milik Ulfa Fitriana (18) di jalan Adi Soemarmo, Colomadu Kamis (8/6/2017) malam pukul 23.00 WIB.

Personel berpangkat Brigadir yang bertugas di Satuan Sabhara Polresta Surakarta itu saat ini sudah diamankan di Polsek Colomadu.

Aksi massa itu terjadi saat oknum polisi hendak membegal sepeda motor Honda Beat bernopol XX yang dikendarai oleh Ulfa. Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula ketika malam kejadian, Ulfa mengendarai sepeda motor maticnya menuju ke arah Colomadu.

Sesampai di jalan Adi Soemarmo sebelah selatan Pos Timur tepatnya di depan bengkel sepeda motor Galuh, mendadak ia dipepet oleh Muhammad Alwan yang malam itu berpakaian preman. Kemudian tersangka langsung merangsek dan mencoba menghentikan laju kendaraan korban.

Baca Juga :  Asyiknya, Arpusda Akan Dilengkapi Menara Pandang

Bersamaan dengan itu, tersangka berusaha meraih kontak sepeda motor korban namun korban berteriak. Mendengar itu, warga yang ada di sekitar langsung berlarian menuju lokasi.

Kemarahan warga tak terbendung dan kemudian melampiaskan dengan memukul korban dan selanjutnya menggelandangnya ke Polsek setempat.

Peristiwa penangkapan anggota Polresta Surakarta itu dibenarkan Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi. Saat dikonfirmasi Joglosemar, ia membenarkan tindakan oknum yang mencoba melakukan perampasan motor tersebut.

Ia juga tidak menampik bahwa tersangka adalah anggota Polresta Surakarta. Saat ini tersangka bertugas di Satuan Sabhara sejak setahun terakhir.

Ia juga memastikan tersangka tidak lagi bertugas di Polsek Banjarsari Solo seperti yang ramai beredar di media sosial (Medsos). “Sudah setahun yang lalu dipindah ke Sat Sabhara. Jadi tidak lagi di Banjarsari,” paparnya.

Baca Juga :  Pemkot Solo Gencar Sosialisasikan Radio Anak

Kasat Reskrim juga menyampaikan tersangka memang diketahui memiliki perilaku yang tidak baik. Dari track record-nya sudah dilaporkan sering tidak masuk tanpa izin alias membolos tugas.

“Masalah sidang disiplinnya nunggu proses pidananya berjalan dulu. Track recordnya memang sering membolos,” tukasnya.

Di sisi lain akibat kejadian itu, korban sempat mengalami luka lecet di bagian kaki dan tangan. Sementara dari catatan kepolisian, tersangka juga pernah tercatat melakukan tindakan serupa dan sudah pernah menjalani hukuman pidana.

Triawati Prihatsari Purwanto | Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN