SMPN 1 Surakarta Siap Jalankan Sekolah Olahraga, Bertekad Cetak Atlet Cerdas

SMPN 1 Surakarta Siap Jalankan Sekolah Olahraga, Bertekad Cetak Atlet Cerdas

60
Salah seorang peserta SKo SMPN 1 Surakarta saat mengikuti seleksi cabor sepak bola di Stadion Manahan Solo, 26 Mei lalu. Cabor sepak bola akan dilatik Agus Pratikno yang bertahun-tahun memedang tim Porprov Solo.

SOLO  Pemerintah Kota Surakarta tak hanya mantap membawa Kota Solo sebagai Kota Budaya. Tahun 2017, citra Solo sebgai Kota Olahraga dibuktikan dengan lahirnya embrio Sekolah Olahraga.

Sekolah olahraga di Solo diawali dengan pembentukan kelas olahraga. SMP Negeri 1 Surakarta dipilih menjadi lokasi ‘penitipan’ bibit atlet. Dua ruang keterampilan di sulap menjadi ruang kelas khusus olahraga (KKO).

Hal itu diungkapkan Joko Slameto, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Surakarta. Ia menuturkan, sekolah olahraga muncul dari gagasan Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Menurutnya, orang nomor satu di Kota Solo itu ingin agar Solo dapat mencetak atlet yang memiliki masa depan baik.

Baca Juga :  Deretan Kampus di Solo Ini Selenggarakan Salat Id

Lanjut Joko, seluruh seleksi siswa dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surakarta.  Kuota yang diterima sebanyak 64 siswa. Jumlah ini di  luar dari siswa reguler yang diterima melalui sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online.

Peran SMP Negeri 1 Surakarta hanya pada pembekalan sisi akademik. Pembinaan olahraga sepenuhnya  dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surakarta.

Setidaknya studi banding pernah dilakukan ke dua sekolah, yakni  Sekolah  Ragunan dan Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Samarinda terkait program ini.

Baca Juga :  Mau Ayam Hidup Langsung Sembelih, Di Sini Tempatnya

“Siswa diboarding, atau diasramahkan. Ketika  pagi bangun ibadah setelah itu menuju tempat latihan masing-masing sesuai dengan cabang olahraga yang digeluti. Kira-kira jam delapan kembali ke basecam untuk mandi dan siap siap ke belajar di SMPN 1, jam dua atau jam 3 pulang. Setelah itu sore mereka berlatih kembali. Kira-kira seperti itu nantinya,” tutur Joko.

Sebelumnya sebanyak 98 siswa atlet mengikuti seleksi di Stadion Manahan, Senin-Rabu (22-24/5/2017) untuk 13 cabang olahraga.

#Arief Setiyanto

BAGIKAN