JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pendidikan Solo Techno Park Siapkan Rp 3 Miliar untuk Program Inkubator Bisnis

Solo Techno Park Siapkan Rp 3 Miliar untuk Program Inkubator Bisnis

52
BAGIKAN
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
KUNJUNGAN MEGAWATI–Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri (tiga dari kanan) didampingi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo dan Anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (kanan) berbincang dengan salah satu siswa saat berkunjung ke Solo Techno Park, Selasa (29/9). 

SOLO – Solo Techno Park (STP) menyiapkan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk program inkubator bisnis. Dana tersebut nantinya akan digunakan sebagai bantuan modal usaha yang berbasis teknologi.

Pejabat Teknis Umum STP, Darsono mengatakan, anggaran tersebut berasal dari Kementerian Ristek dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) melalui program 100 Techno Park se-Indonesia.

“Nantinya kami akan menyalurkan dana hibah tersebut kepada pelaku usaha yang memenuhi kriteria penilaian oleh tim kami,” ujar Darsono, Rabu (7/6/2017).

Lanjut Darsono, selain berupa hibah, STP juga menyediakan gedung inkubator dengan 14 ruangan lengkap dengan sarana prasarananya. Untuk jenis usaha yang bisa mendapatkan bantuan hibah ini meliputi manufaktur, tekstil dan ICT.

“Pokoknya yang berbasis teknologi. Misal manufaktur ini meliputi permesinan, kelistrikan. Lalu teknik ini misalnya memiliki alat pelorot batik dan ICT misalnya usaha di bidang penemuan aplikasi HP atau game lainnya,” ujarnya.

Bagi yang berminat bisa mendaftar dengan menyerahkan proposal usaha yang digeluti. Proposal tersebut nantinya akan diseleksi. Bagi yang lolos seleksi selanjutnya akan mendapatkan dana hibah.

“Ya nanti tergantung dengan jenis usahanya. Misalnya ada Rp 50 juta, Rp 100 Juta, Rp 200 juta atau bahkan kalau usahanya itu memiliki prospek yang bagus misal Rp 1 miliar pun kita biayai,” kata Darsono.

Calon pendaftar dapat datang langsung ke STP. Dijadwalkan pendaftaran program inkubator bisnis ditutup hingga akhir Juni mendatang. Bila kuota masih ada, pendaftaran diperpanjang hingga akhir Juli mendatang.

“Setelah kita seleksi dan terpilih, selain mendapat bantuan modal juga akan mendapatkan pendampingan bisnis. Yaitu mulai dari manajemen keuangan, manajemen usaha, manajemen pemasaran dan masih banyak lagi,” tambah Darsono.

Selain itu, STP juga memiliki program Pre Inkubasi. Ini ditujukan kepada siapapun yang ingin belajar menjadi pengusaha. “Kuota kita 115 orang nanti akan kita didik supaya menjadi pengusaha. Ke depan kami berharap tidak ada lagi yang mencari kerja, melainkan akan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Target kita tiap tahun diharapkan bisa mencetak 500 wirausaha,” pungkasnya.

Dwi Hastuti