JOGLOSEMAR.CO Foto Tembok Ambruk Tewaskan Dua Pekerja di Warung Pelem, Lompatan Detik Akhir Selamatkan...

Tembok Ambruk Tewaskan Dua Pekerja di Warung Pelem, Lompatan Detik Akhir Selamatkan Darmadi

420
BAGIKAN
JOGLOSEMAR/Insan Dipo Ferdias
tembok ambruk – Warga menyingkirkan puing tembok bangunan yang roboh dan menimpa dua orang pekerja hingga tewas di timur lampu merah Warung Pelem, Jebres, tepatnya di Jalan Ir Juanda Kecamatan Jebres, Solo, Senin 6/6,

SOLO – Lompatan detik akhir sebelum tembok besar ambruk membuat Darmadi (36) lolos dari maut. Sementara dua rekannya, Parman (40) dan Suparmo (45) menderita luka parah di bagian kepala hingga nyawanya tak tertolong.

Kejadian yang menimpa tiga pekerja bangunan itu terjadi di kawasan warung pelem, Jalan Ir Juanda, Kampung Balong, Sudiroprajan, Jebres, Selasa (6/6/2017) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dua orang yang tewas merupakan pekerja bagian bawah. Sementara Darmadi yang mengalami luka parah di bagian kaki bekerja di bagian atas. Ketiganya berada di lokasi lantaran diminta mengambil kusen yang masih menempel pada dinding bangunan.

Darmadi yang kemudian dibawa ke Instaliasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Moewardi menceritakan detik-detik sebelum tembok bangunan tua tersebut ambruk.

Proses pengerjaan kusen dimulai pukul 08.30 WIB. Saat awal mulai menggempur jengkal demi jengkal dinding, tak ada tanda-tanda jika tembok akan ambruk.

Namun tiga jam berlalu atau tepatnya pukul 11.30 WIB, Darmadi melihat tembok tersebut mulai tampak miring. Dalam sekejap, tembok yang mereka garap ambruk.

Dia yang bekerja di bagian atas langsung melompat hingga kakinya mengalami luka parah. Sementara dua rekannya, Parman dan Suparmo yang bekerja di bagian bawah tak sempat menyelamatkan diri.

“Sebelum tembok roboh, saya sempat melompat. Tapi dua teman saya tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimpa tembok yang ambruk,” katanya saat ditemui di RSUD Moewardi (6/7/2017) siang.

Selain Darmadi dan dua rekannya, seorang pengendara motor yang melintas juga menjadi korban reruntuhan. Pengendara tersebut mengalami luka di bagian kaki dan kanan, namun tak separah Darmadi.

Kejadian itu pun langsung menarik warga setempat untuk membantu proses evakuasi. Pun halnya dengan petugas Polsek Jebres yang kebetulan sedang patroli di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Jebres, Kompol Juliana mengatakan saat anggotanya sampai di lokasi, korban sudah terkulai tak berdaya. Selanjutnya, kasus ini akan ditangani Polresta Surakarta.

“Ini murni kecelakaan kerja. Yang disayangkan aktivitas ini sebelumnya tidak diberitahukan ke pihak kepolisian. Padahal dampak dari pembongkaran cukup menganggu arus lalulintas,” jelasnya.

Arief Setiyanto