Pembukaan Museum Keris di Solo Kian Tak Jelas

Pembukaan Museum Keris di Solo Kian Tak Jelas

30
Museum Keris | Dok Joglosemar

SOLO – Peresmian dan pembukaan Museum Keris belum menemui kejelasan sampai saat ini. Terkait hal itu, Kalangan DPRD Surakarta meminta OPD terkait untuk segera melakukan peresmian museum dan menyelesaikan kekurangannya pada program selanjutnya.

Ketua Komisi IV DPRD Surakarta, Paulus Haryoto, berharap agar finishing Museum Keris ini segera rampung. Menurutnya, Museum yang akan dijadikan rujukan destinasi wisata tersebut sudah banyak dinantikan masyarakat luas.

“Penjelasan dari Dinas Kebudayaan (Disbud) Surakarta sebagai pengelola tidak secara detil. Mereka hanya mengatakan menunggu dari pusat. Jika memang urusan administratif sudah selesai seharusnya sudah bisa segera diresmikan. Nanti jika ada perbaikan sambil jalan dianggarkan. Dibuka dulu agar bisa dinikmati masyarakat,” urainya dalam rapat kinerja Komisi IV dengan Disbud Surakarta, Jumat (14/7/2017).

Baca Juga :  Begini Komitmen Nyata Kelurahan Mojosongo Lestarikan Lingkungan

Di sisi lain jika tidak segera dibuka untuk umum, kalangan DPRD mengkhawatirkan terjadinya kerusakan pada bangunan dan ornamen serta sarana prasarana museum lantaran tidak difungsikan. “Masyarakat sudah banyak yang menanti dan ketidakjelasan ini terbilang mengecewakan warga yang sudah antusias akan dibukanya museum tersebut,” imbuh Wakil Ketua Komisi IV, Asih Sunjoto Putro.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Surakarta, Sis Ismiyati, mengatakan jika peresmian dan pembukaan Museum Keris hanya tinggal menentukan tanggal saja. “Semua perbaikan fasilitas yang rusak maupun penambahan ornamen sedang dikerjakan. Jadi sebenarnya tinggal kebijakan Walikota mau diresmikan kapan. Selain itu, kami masih menunggu penyerahan aset dari Pemerintah Pusat,” tandasnya.

Baca Juga :  PMII Solo Tolak Pansus Hak Angket DPR

Diakui Sis, pihaknya tidak dapat menentukan sendiri kapan Museum Keris diresmikan. Kendati demikian, Disbud Surakarta sudah mengupayakan berbagai hal mulai dari urusan administratif hingga jemput bola ke Pusat untuk menyegerakan peresmian.

“Namun sampai sekarang dari pusat belum memberikan jawaban. Kali terakhir dari pihak kementerian janji untuk survei setelah Lebaran yang hingga kini juga belum jelas. Di sisi lain, perbaikan sarana dan prasarana juga terus dilakukan,” tukasnya.

#Triawati Prihatsari Purwanto

 

Advertisements
BAGIKAN