JOGLOSEMAR.CO Berita Utama Pendidikan Aldercy Islamic School Memulai KBM 2017/2018

Aldercy Islamic School Memulai KBM 2017/2018

137
BAGIKAN
Joglosemar | Yuhan Perdana

SOLO- Aldercy Islamic School Solo siap beroperasional memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KMB) pada tahun ajaran 2017/2018 mendatang. Kendati sekolah baru namun pengelola mempunyai target untuk anak didiknya setelah keluar dari sekolah ini menjadi siswa berkualitas.

Joglosemar | Yuhan Perdana

 “Kita tetap mempunyai target bagi anak didik setelah keluar dari sekolah ini. Ini merupakan sekolah baru,” ujar Kepala Sekolah Aldercy Islamic School, Wiwik Dwi Yastuti saat menggelar pertemuan sekaligus Halal Bihalal di Harmet Festival,Jalan Yosodipuro No. 122, Solo, Selasa (4/7).

Imbuh Wiwik, pada angkatan perdana ini sebanyak 71 siswa sudah terdaftar dan siap mengikuti proses pembelajaran. Jumlah itu terbagi untuk Playgroup dan Taman Kanak-kanak (TK). Yakni Playgroup, Kelompok Bermain, TK A (4-5 tahun), TK B (5-6 tahun). Mengingat Aldercy Sekolah Islam maka targetnya setelah lulus anak didik dapat  melaksanakan Salat lima waktu ataupun hafal-hafal surat Alquran sesuai kriterianya. Selain itu mereka akan dikenalkan dengan bahasa Inggris sehingga paham bahasa asing. “Program-program pembelajaran untuk anak didik sudah kita susun. Untuk pembelajarannya itu kita sesuaikan dengan usia mereka, jadi mereka benar-benar merasa nyaman dan outputnya bagus,” ungkapnya.

Joglosemar | Yuhan Perdana
Wiwik Dwi Yastuti, Kepala Sekolah Aldercy Islamic School

Nantinya saat masuk pertama kali akan dilakukan proses pengenal sekolah terlebih dan pengelompokan. Satu minggu setelah masuk, kemudian orangtua siswa akan diundang guna penyampaian program pembelajaran dan output yang harus diperoleh dari pihak sekolah. Untuk satu kelas berkapasitas sekitar 20 anak dengan dua guru wajib dan satu guru pendamping.

“Tenaga pendidik yang berkualitas sudah disiapkan guna memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum yang ada. Kita menggunakan Kurikulum 2013 dan kita siap bersaing karena untuk pengelolaannya dilakukan secara profesional,” ujarnya.

Selain itu, pengembangan sekolah terus dilakukan dengan menambah ruang dan fasilitas pendukung, sehingga bisa menarik banyak siswa. Sementara ini baru ada empat ruangan yang bisa dipergunakan sebagai ruang kelas.

 “Pengembangan akan terus kita dilakukan baik sarana dan prasarana. Kita ingin sekolah ini besar dan mencetak output  sesuai harapan,” terang Pengelola dan Pengembang Aldercy Islamic School, Sri Martuti.

Sejumlah fasilitas yang dimiliki Aldercy Islamic School Solo, sekolah yang berlokasi di jalan Kalingga Tengah II, Nomor 08, RW II Banyuagung, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo ini  di antaranya adalah perpustakaan, ruang bermain, kolam renang, lapangan kegiatan untuk olahraga. “Jadi mereka tidak hanya mendapatkan pembelajaran tapi juga bisa bermain,” imbuhnya.

Sementara itu Owner Aldercy Islamic School, S. Haryadi meminta kepada pengelola ataupun guru untuk serius dalam mengelola sekolah ini agar ke depan bisa semakin berkembang. “Harus ada kebersamaan untuk mengelola ini, tidak ada yang satu lebih penting dari yang lain. Tapi semuanya harus duduk pada porsinya sendiri-sendiri,” paparnya.

Joglosemar | Yuhan Perdana
S. Haryadi, Owner Aldercy Islamic School

Haryadi pun berharap Aldercy bisa menghasilkan output yang baik,  dan  hal tersebut menjadi tantangan bersama. Ke depannya, juga disediakan fasilitas untuk menunjang proses pembelajaran, sehingga para guru dapat  memanfaatkan dalam membantu proses belajar mengajar. “Kita bekerjasama untuk menjadikan Aldercy sekolah terbaik dengan menghasilkan anak didik yang baik juga. Itu tergantung dan tanggung jawab bersama,” pungkasnya. Ari Welianto