JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Diduga Malu Digerebek Warga Saat Ngamar Dengan ABG, Pria Asal Sragen Langsung...

Diduga Malu Digerebek Warga Saat Ngamar Dengan ABG, Pria Asal Sragen Langsung Bunuh Diri

2822
BAGIKAN
Kapolsek Masaran, AKP Mujiono (kiri) saat memimpin evakuasi jasad pria asal Masaran, yang bunuh diri minum racun di RSUD Sragen, Minggu (9/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Insiden penggerebekan pasangan pria paruh baya dan wanita ABG asal Sragen yang tepergok berbuat mesum di warung kopi (warkop) Dukuh Jatimulyo RT 1/18, Desa Kedungjeruk, Mojogedang, Karanganyar, Kamis (6/7/2017) malam berbuntut panjang. Sang pria, Bambang Gunadi (44) asal Dukuh Dawangan, Desa Purwosuman, Sidoharjo, secara mengejutkan ditemukan tewas bunuh diri dengan menenggak racun serangga, Minggu (9/7/2017) siang.

Pria yang barusaja menyandang status duda setelah bercerai dengan istrinya setahun lalu itu ditemukan tewas di rumah orangtuanya di Dukuh Tembokrejo, RT 7, Desa Sepat, Masaran pukul 12.00 WIB. Saat ditemukan kali pertama di kamarnya, kondisinya sudah tak sadarkan diri dengan mulut berbusa.

Pria yang selama ini dikenal sebagai Banpol Pos Lantas Bulu itu meregang nyawa setelah meminum racun serangga merek Kanon 400 EC. Hal ini diperkuat dengan temuan botol racun yang dibuang di bawah kolong tempat tidur kamar korban.

Informasi yang dihimpun di lapangan, insiden bunuh diri itu diketahui kali pertama oleh orangtuanya sekitar pukul 12.00 WIB. Saat mendapati putranya yang tidak tampak hingga siang hari, orangtua korban, Ngatmi (65) langsung histeris mendapati putranya sudah kaku dengan mulut berbuih.

Tak lama berselang, tim Polsek Masaran yang mendapat laporan, langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan olah TKP. Seketika, tim Polsek langsung melarikan korban ke RS PKU Muhammadiyah Masaran.

Akan tetapi karena kondisinya sudah memburuk dan tidak memungkinkan, korban langsung dibawa ke RSUD Sragen. Namun belum sempat mendapat perawatan, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Masaran, AKP Mujiono mengatakan dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, korban murni bunuh diri dengan minum racun serangga.

“Tadi langsung kami bawa ke PKU Muhammadiyah tapi karena kondisinya
sudah parah coba kita larikan ke RSUD Sragen, tapi tetap tidak tertolong. Hasil identifikasi tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Murni minum racun serangga dan barang bukti botol juga diamankan dari dekat jasad korban,” papar AKP Mujiono di sela evakuasi.

Perihal benang merah dengan penggerebekan korban saat berbuat mesum
dengan ABG di warkop Mojogedang,Kapolsek tidak menampik indikasi itu. Pasalnya tidak hanya digerebek, pada malam kejadian, korban juga sempat disidang oleh ratusan warga dan dibawa ke Polsek Mojogedang.

“Dimungkinkan malu atau mengalami depresi juga bisa,” tukasnya.

Seperti diberitakan, Bambang digerebek ratusan warga di perbatasan Sragen-Karanganyar saat tengah ngamar dengan ABG asal Pkupuh berinisial IP (17) di warung mesum milik Hirno di Mojogedang, Kamis (6/7/2017) malam pukul 20.00 WIB.

Ironisnya saat digerebek, kedua pasangan beda usia jauh itu tengah berhubungan intim dan masih dalam kondisi tanpa busana. Warga yang geram kemudian menbawa mereka ke Polsek setelah terlebih dahulu disidang ramai-ramai di hadapan warga. Wardoyo