Gaji ke-13 Belum Jelas, Ratusan Karyawan Kontrak RSUD Sragen Galau

Gaji ke-13 Belum Jelas, Ratusan Karyawan Kontrak RSUD Sragen Galau

336
Ilustrasi aksi tenaga kontrak PLN

SRAGEN– Ratusan tenaga kontrak di RSUD Dr Soehadi Prijonegoro Sragen resah menyusul belum adanya kejelasan terkait pembayaran gaji ke-13 untuk mereka di tahun 2017 ini. Sebagian karyawan bahkan sudah merencanakan aksi lantaran mendengar kabar bahwa gaji ke-13 untuk tenaga kontrak sudah diterima sejak beberapa tahun terakhir, bakal
disetop.

Keresahan itu terungkap ketika sejumlah tenaga kontrak itu mengungkapkan curhatnya kepada wartawan, Senin (10/7/2017). Ratusan tenaga kontrak itu selama ini bekerja bertahun-tahun hingga belasan tahun dan tersebar di semua bagian mulai dari perawat, keberasihan, sekuriti, cleaning service dan lain-lain.

Salah satu tenaga kontrak berinisial AG, menuturkan saat ini para tenaga kontrak di RSUD memang resah lantaran belum ada kejelasan mengenai pembayaran gaji ke-13 tahun ini. Padahal, sebelumnya, hampir
setiap tahun, karyawan kontrak selalu mendapat gaji ke-13 layaknya gaji ke-13 PNS yang dibayarkan di awal Juli.

Baca Juga :  7 Pembeli Obat Aborsi Online Asal Sragen Diburu, Satu Orang Terindikasi Bernama Murniati..

“Sampai hari ini nggak ada kejelasan. Malah kabar terakhir yang sampai ke kami, bahwa tahun ini nggak aka nada gaji ke-13 lagi untuk tenaga kontrak. Siapa yang nggak resah Mas,” paparnya kemarin.

Menurut AG, kabar penghentian gaji ke-13 itu sudah menyebar di kalangan tenaga kontrak dalam beberapa hari terakhir. Keresahan makin menjadi lantaran hingga kini juga belum ada pemberitahuan dan kepastian mengenai alokasi pembayaran gaji tambahan tersebut dari pihak pimpinan.

Tenaga kontrak lainnya, SY, menambahkan besaran gaji -13 yang selama ini diterima tenaga kontrak juga sama dengan PNS, yakni satu kali gaji. Meski tak seberapa, keberadaan gaji tambahan itu dinilai sangat membantu dan ditunggu tenaga kontrak yang rata-rata sudah mengabdi sampai 10 hingga belasan tahun tersebut.

“Bahkan tadi sudah ada rasanan kalau memang enggak akan dicairkan, semua sudah siap untuk mengadakan aksi,” terangnya.

Baca Juga :  Duh, Nenek 78 Tahun Ini Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api!

Jumlah tenaga kontrak di RSUD Sragen saat ini berjumlah hampir 200an orang lebih. Terkait keresahan itu, Wadir Umum RSUD Sragen, Udayanti Proborini menyampaikan agar tenaga kontrak tak perlu resah. Pasalnya saat ini untuk gaji ke-13 masih dalam proses diperjuangkan. Namun untuk tahun ini, kemungkinan tidak ada istilah gaji-13 namun anggarannya di kepegawaian.

Menurutnya saat ini masih menunggu nota dinas dari pimpinan (Dirut) untuk mendapatkan dasar hukum yang kuat terkait pembayaran gaji 13 bagi tenaga kontrak tersebut. Hanya saja, saat ditanya apakah sudah ada alokasi dan pasti akan dicairkan, ia belum bisa menyampaikan karena masih menunggu keputusan nota dinas pimpinan.

“Saya minta teman-teman (tenaga kontrak) tidak usah resah. Ini kami tetap akan memperjuangkan. Masih menunggu nota dinas dari pimpinan, mungkin nanti juga menunggu bupati,” terangnya. Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN