JOGLOSEMAR.CO Sport Jelang Lawan Persebi, Persis GR Matangkan Skema Menyerang

Jelang Lawan Persebi, Persis GR Matangkan Skema Menyerang

92
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PERSIS GR MENANG – Pemain Persis Gotong Royong, Ronaldo Wanma bersama rekan-rekannya merayakan gol yang berhasil dibuatnya saat bertanding melawan Persikaba Blora dalam lanjutan Liga 3 Zona Jawa Tengah di Stadion Sriwedari, Surakarta, Rabu (10/5). Persis GR menang 2-0.

SOLO – Persis Gotong Royong (GR) stak mau terlalu larut dalam eufori setelah merebut poin sempurna di kandang Persekap Pekalongan.

Kini, tim besutan Eduard Tjong fokus menatap laga lawan Persebi Boyolali dalam lanjutan babak 6 besar Liga 3 zona Jawa Tengah di Stadion Manahan Solo, Minggu (16/7/2017) sore.

Skema menyerang jelas menjadi pilihan Eduard Tjong. Skema itu sebenarnya juga sudah dicoba saat uji coba lawan PPLP Jawa Tengah, Senin (19/6) lalu.

Namun mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 itu mau mematangkan dalam empat sesi latihan, terhitung mulai Rabu (12/7/2017) pagi.

“Besok sore (hari ini) akan saya pakai evaluasi pertandingan lawan Persekap. Ada banyak yang harus dibenahi. Terutama proses terciptanya dua gol Persekap yang bermula dari kesalahan kita sendiri. Setelah itu baru masuk skema menyerang,” terang Eduard Tjong saat ditemui Joglosemar di Stadion Sriwedari Solo, Senin (10/7/2017) sore.

Tiga gol yang terjadi dalam laga lawan Persekap menjadi rekor tersendiri bagi Persis GR. Selama ini, dalam satu pertandingan mereka hanya menang dengan mencetak satu atau dua gol. Tiga gol itu pun dicetak dua winger, Riki Junian dan Marselino Waroy.

Namun begitu, pria yang akrab disapa Edu itu mengaku belum puas. Terlebih dalam laga lalu, ada banyak peluang yang tercipta pada babak kedua. Edu memprediksi pertandingan melawan Persebi akan berjalan ketat. Dia ingin peluang yang didapat bisa dikonversikan menjadi gol.

“Kemenangan di laga kandang menjadi harga mati yang harus kita raih. Untuk itu barisan depan harus lebih tajam lagi,” tutur Eduard Tjong.

Soal kekuatan lawan, Edu belum mengetahui perubahan Persebi setelah sempat beruji coba sebelum Liga 3 bergulir lalu. Apalagi mereka baru kehilangan dua gelandang, yakni Joko Tetuko yang hengkang ke Persijap Jepara dan Ganang William Saputra yang mengalami kecelakaan.

Namun dia meyakini Persebi tetap tim kuat yang wajib diwaspadai. Apalagi pada fase grup lalu, Persebi merupakan salah satu tim yang belum pernah mengalami kekalahan.

“Mungkin kita akan kirim orang untuk melihat pertandingan Persebi melawan Persekap hari Rabu (12/7/2017) malam,” ucap Edu.

Nofik Lukman Hakim