JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Komunitas Industri Mebel Solo Raya Garap Pasar Afrika

Komunitas Industri Mebel Solo Raya Garap Pasar Afrika

92
Joglosemar/dok
ilustrasi

SOLO – Komunitas Industri Mebel dan Kerajinan Kayu Soloraya (KIMKAS), bentukan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Kayu Indonesia (HIMKI) semakin memperluas penetrasi pasar furniture dan mebel secara international. Salah satunya rencana mengembangkan penetrasi pasar ke Afrika.

Ketua KIMKAS Biyp Mukhsen mengatakan di semester satu kali ini terdapat kemajuan pasar impor furniture. Hal ini terjadi atas digiatkannya event serta promosi.

“Terakhir event Indonesia Furniture Expo (IFEX) 2017 telah membawa dampak yang sangat positif. Banyaknya buyer dari luar negeri yang datang dapat memajukan penjualan,” tuturnya kepada wartawan, saat ditemui di show room mebel dan kerajinan kayu di The Park Mall Solo Baru, Jumat (7/7/2017).

Untuk pasar internasional sendiri saat ini produk lokal furniture Surakarta menambah negara tujuan impor yakni India dan Eropa Timur setelah sebelumnya di Pasar Amerika serta Eropa Barat.

Sementara itu Sekjen Forum Usaha Kecil Menengah (UKM) Afrika Asean Nico Barito mengatakan, pelaku usaha atau eksportir mebel jangan hanya mengejar volume jika ingin memasuki pasar Afrika dan Asean.

Menurut dia, yang terpenting adalah bagaimana perajin atau pengusaha bisa mendapatkan nilai tambah yang kuat dari produk ekspor. “Nilai tambah atau capital gain yang didapat bisa dalam bentuk branding dan kualitas produk,” katanya.

Nico mengatakan, para pelaku usaha mebel nasional sudah memahami bahwa negara-negara Afrika adalah pasar yang potensial yang bisa menjadi alternatif tujuan ekspor di saat pasar Eropa dan Amerika sudah mulai menemukan titik jenuh.

Tak hanya itu pasar Afrika bisa menjadi pintu masuk untuk pengiriman ke negara-negara Eropa, sebab pada umumnya negara-negara Afrika adalah bekas koloni negara-negara Eropa, seperti Perancis, Inggris, maupun Portugis.

Hal senada dikatakan Sudarto, Direktur Industri Kecil Menengah (IKM) Pangan dan Barang dari Kayu dan Furnitur Kementerian Perdagangan.

“Kami sengaja membawa duta besar Republik Seychelles Nico Barito ke Solo sebagai wujud komitmen untuk memajukan dunia permebelan di Indonesia, khususnya Surakarta,” katanya.

Garudea Prabawati

BAGIKAN