Lelaki Ini Jualan Lotis Untuk Biayai S2 di UNS

Lelaki Ini Jualan Lotis Untuk Biayai S2 di UNS

356
Joglosemar | Dwi Hastuti
JUALAN LOTIS— Witri Suwanto bersama dengan grobak buah dagangannya menunggu pembeli di kampus UNS, jumat (14/7/2017).

Mandiri dan tak kenal menyerah. Itulah gambaran mahasiswa UNS ini. Buktinya sembari menuntut ilmu, ia pun berjualan aneka buah demi pendidikan yang semakin tinggi.

Dwi Hastuti

————-

Menjadi mahasiswa pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) adalah kebanggaan tersendiri bagi Witri Suwanto. Meski demikian bukan berarti Witri hanya disibukkan dengan kuliah saja.

Ternyata Mahasiswa S2 Fakultas Ilmu Keolahragaan UNS ini juga berprofesi sebagai penjual buah potong, lotis dan rujak. Kepada wartawan, pria kelahiran Sragen, 18 September 1987 itu berjualan lotis untuk membantu biaya perkuliahan S2. Bahkan Witri ini tak malu dengan teman atau dosennya ketika harus melayani mereka membeli lotis atau rujak.

Baca Juga :  Empat Tim Mahasiswa ISI Solo Lolos PKM Kemenristekdikti

Witri bercerita, setiap hari berjualan buah potong, rujak dan lotis untuk membiayai kuliah. Dengan modal Rp 150.000, Witri bisa meraih untung Rp 50.000 per hari. Keuntungan yang ia peroleh ia gunakan untuk membantu membayar biaya kuliahnya sebesar Rp 6,05 juta per semester. Selain berjualan lotis, Witri juga masih menjadi guru olahraga di SMA Muhammadiyah 1 Sragen. Ia pun menjadi pelatih renang dan atlet petanque profesional.

Baca Juga :  Rektor ISI Surakarta, Prof Sri Rochana W, Kembali ke Tugas Utama

“Ya kenapa harus malu? Saya tidak malu dan justru bangga karena bisa bayar kuliah sendiri alias tidak merepotkan orangtua,” katanya, Jumat (14/7/2017).

Lanjut Witri, kebanggaan tersendiri dengan berjualan buah potong, lotis dan rujak yaitu bisa mendidik masyarakat lewat usahanya. “Saya ingin mengajak masyarakat untuk rajin makan buah karena banyak manfaatnya. Menurut saya kesadaran masyarakat Indonesia dalam mengonsumsi buah masih rendah,” imbuhnya.

Advertisements
1
2
BAGIKAN