JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Pabrik Kayu Lapis Presiden Jokowi di Sragen Kembali Terbakar. Petugas Pemadam...

Pabrik Kayu Lapis Presiden Jokowi di Sragen Kembali Terbakar. Petugas Pemadam dan Aparat Berjibaku

834
BAGIKAN
Petugas pemadam kebakaran saat berjibaku di lokasi pabrik kayu lapis PT Rakabu Sejahtera milik Presiden Jokowi di Kalijambe, yang terbakar bagian open tungku, Sabtu (8/7/2017) malam. Foto Istimewa

SRAGEN– Pabrik kayu lapis PT Rakabu Sejahtera milik Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi di sentra industry mebel Di Dukuh WOnosari, Desa Sambirembe, Kalijambe kembali dilanda kebakaran Sabtu (8/7/2017) petang. Meski tak sampai menimbulkan kerugian parah, insiden itu sempat memicu kepanikan karyawan serta membuat aparat pemadam maupun personel kepolisian kalang kabut.

Insiden kebakaran terjadi di tungku open yang berada di kompleks pabrik bagian utara. Bagian ini pula yang sebelumnya berulangkali terbakar. Beruntung kesigapan petugas pemadam dan para karyawan, membuat kebakaran lebih besar berhasil dicegah.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kobaran api diketahui kali pertama sekira pukul 15.30 WIB. Menurut keterangan warga, kepulan asap dan percikan api muncul dari arah tungku open.

Mendapati hal itu, karyawan pun berhamburan keluar dan kemudian
bahu-membahu melakukan pemadaman seadanya. Tak lama berselang, mobil pemadam kebakaran langsung tiba di lokasi untuk menjinakkan api.

Beruntung, berkat kesigapan mereka, kobaran api bisa dipadamkan dan
tak sampai merambah ke bangunan lain.

“Yang terbakar di bagian tungku open. Pemicunya karena percikan api di tungku. Untungnya tidak sampai ada korban dan kerugian materiil karena tadi karyawan dan petugas pemadam langsung bisa memadamkan sebelum merembet,” papar Kasie Trantib Kalijambe, Agus Subagyo Minggu (9/7/2017).

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Kalijambe, AKP MArsidi menyampaikan insiden itu dipicu oleh tumpahan oli di sepeda motor yang kemudian tersulut oleh panas di bagian tungku. Namun percikan api yang muncul langsung berhasil dipadamkam sehingga tidak sampai berkobar dan membesar seperti kejadian-kejadian sebelumnya.

“Nggak masalah, sudah langsung berhasil diatasi. Hanya tumpahan oli yang tersulut percikan api. Begitu muncul kobaran, pihak pabrik langsung menghubungi petugas, antisipasi agar tidak sampai kebakaran seperti yang dulu. Nggak ada kerugian materiil kok,” ujarnya.

Insiden itu menambah panjang daftar kebakaran yang melanda pabrik kayu lapis yang disebut-sebut milik Presiden tapi dikelola kerabatnya tersebut.Sebelumnya, pabrik kayu lapis ekspor itu terakhir kali terbakar pada Oktober 2016 mendatang dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 50 juta lebih.

Kala itu, api meludeskan bagian belakang berisi serbuk hasil penggergajian kayu. Sebelumnya, kebakaran terbesar terhadi pada April 2016 dengan kerugian materiil mencapai Rp 15 miliar.

Menurut karyawan dan warga sekitar, tercatat sudah enam kali pabrik itu terbakar dalam beberapa tahun terakhir. Sutarmin, pemilik warung yang ada di pintu masuk kompleks pabrik mebel tersebut, menuturkan dalam catatannya sudah empat kali musibah serupa melanda pabrik yang dirintis oleh Jokowi tersebut.

Tiga kali sebelumnya memang tidak sampai terjadi kobaran api karena hanya cerobong pengeringan yang mengeluarkan asap dan terbakar. Itu belum ditambah dua kejadian terakhir termasuk Sabtu (8/7/2017) kemarin. (Wardoyo)