JOGLOSEMAR.CO Foto Padatnya Lalu Lintas di Solo, Akhir Pekan Bisa Dilewati 4 Juta Kendaraan

Padatnya Lalu Lintas di Solo, Akhir Pekan Bisa Dilewati 4 Juta Kendaraan

84
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
JALAN MACET- Tampak kemacetan kendaraan di Jalan Paku Buwono, Solo, Kamis (29/6). Kemacetan tersebut di sebabkan banyak warga atau wisatawan yang menuju wisata Keraton Kasunanan dan Pasar Klewer.

SOLO – Jumlah kendaraan yang melintasi di Kota Solo tinggi. Bahkan volume kendaraan yang melintas tidak lagi sebanding dengan kapasitas jalan. Upaya rekayasa lalu lintas belum memberi dampak yang signifikan.

“Jumlah kendaraan bermotor yang melintasi kota Solo dalam 24 jam kendaraan yang mencapai 2 juta unit,” ujar Ari Wibowo Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta, Selasa (25/7/2017)

Lanjutnya sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan pada jam-jam tertentu, seperti kawasan Palang Joglo Kadipiro, Jalan Adi Sucipto Manahan, Jalan Kapten Mulyadi Pasarkliwon, Jalan Monginsidi, Simpang Gading, Simpang Gemblegan dan sejumlah ruas jalan lainnya.

“Peningkatan volume kendaraan pada jam-jam tertentu, saat jam antara anak sekolah dan sore hari saat orang pulang kerja,” imbuhnya.

Sementara itu, Sri Baskoro Kabid Lalu Lintas Dishub Surakarta menuturkan luas Kota Solo kurang lebih hanya 54 kilometer persegi.

Ruas jalan yang dimiliki yakni jalan nasional sepanjang 13,5 kilometer, jalan provinsi sepanjang 14,7 kilometer dan jalan kota sepanjang 685 kilometer.

Baskoro menilai angka kendaraan yang melintas di Kota Solo sangat tinggi. Bahkan jumlah kendaraan yang melintas dapat mencapai dua kali lipat pada hari Sabtu terutama jika ada sejumlah event besar dapat mencapai 4 juta unit kendaraan bermotor.

“Artinya kapasitas jalan dengan volume sangat mengkhawatirkan. Lalu lintas di Solo bisa stag dalam lima tahun ke depan,” ujar Baskoro.