Pansel Ajukan Tiga Nama Calon Kepala Satpol PP Karanganyar

Pansel Ajukan Tiga Nama Calon Kepala Satpol PP Karanganyar

35
ilustrasi

KARANGANYAR—Teka-teki nama calon pejabat eselon II yang akan menduduki takhta Kepala Satpol PP di Karanganyar bakal terjawab tak lama lagi.

Hal ini menyusul keputusan panitia seleksi (Pansel) pengisian pejabat eselon II yang sudah menentukan tiga nama terakhir untuk dipilih oleh bupati sebagai yang terpilih.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, Pansel yang bertugas melakukan proses rekrutmen sudah mengajukan tiga nama untuk mengisi jabatan kepala Satpol PP yang saat ini kosong.

Namun, ia belum bersedia membuka siapa tiga nama yang diajukan oleh Pansel tersebut. Pun ketika didesak apakah nama Plt kepala Satpol saat ini, Kurniadi Mulato termasuk di dalamnya, ia pun enggan  memberi keterangan.

Baca Juga :  Minim Rambu dan Pengaman Jurang, Tanjakan di Karanganyar Ini Dinilai Rawan Kecelakaan

“Sudah (diajukan). Dari Pansel sudah mengusulkan tiga nama beberapa waktu lalu. Semua sudah sesuai mekanisme dan sudah diserahkan ke kami,” ungkapnya, Jumat (14/7/2017).

Meski tak menyebut nama, orang nomor satu di jajaran Pemkab Karanganyar itu menggaransi jika tiga calon tersisa itu sudah melalui berbagai tahapan seleksi yang sudah dijalankan.

Ketiganya juga dinilai memenuhi persyaratan kompetensi, penilaian, aspek kesehatan, dan penilaian lain yang selama ini menjadi parameter oleh Pansel.

Yuli juga menegaskan perihal siapa yang akan dipilihnya, nantinya sepenuhnya menjadi kewenangannya. Tidak ada pihak manapun dan siapa pun yang bisa mengintervensi untuk pemilihan calon kepala Satpol PP.

Baca Juga :  Kebakaran Landa Rumah Makan di Tasikmadu, Kerugian Capai Rp 30 Juta

“Pansel ini betul-betul profesional. Tak ada siapa pun yang mampu intervensi,” tegasnya.

Perihal kapan bakal diumumkan dan dilantik, Yuli juga belum mau memberikan jawaban. Menurutnya, soal pengumuman dan pelantikan tinggal menunggu dan memilih waktu saja.

Ia menambahkan, untuk penentuan calon pejabat eselon II terpilih, tidak membutuhkan persetujuan gubernur Jateng. Akan tetapi, mengacu aturan, Pemkab dan Pansel wajib melaporkan hasil seleksi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Nanti memberi tahu kepada Komisi ASN bahwa Pansel sudah selesai seleksi, sehingga segera dapat kami lantik,” pungkasnya.

 Wardoyo

Advertisements
BAGIKAN