JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Pemkot Akan Tingkatkan Layanan E-Pajak

Pemkot Akan Tingkatkan Layanan E-Pajak

20
BAGIKAN
Dok Bagian Humas dan Protokol Pemkot Solo

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mengakui jika pelaksana e-pajak belum berjalan secara maksimal kendati sudah ada kesadaran masyarakat atau instansi untuk membayar pajak. Pasalnya sejauh ini layanan e-pajak baru bisa dilayani satu bank.

“Itu sudah bisa terlihat tapi belum maksimal. Kan pembayarannya masih di Bank BNI,” ujar Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Surakarta, Yosca Herman Soedrajat belum lama ini.

Ke depan Pemkot akan bekerja sama dengan beberapa bank, yakni Bank Mandiri, Bank BTN, dan Bank BRI. Sejak e-pajak diluncurkan Mei lalu sampai sekarang sudah ada kesadaran masyarakat, instansi atau perusahaan untuk membayar pajak. Hanya saja banyak wajib pajak komplain minta agar Pemkot bisa bekerja sama dengan bank lain. “Rencana Juli atau Agustus sudah bisa bekerjasama dengan berbagai bank, jadi bisa mempermudah wajib pajak,” katanya.

Lebih lanjut diutarakan triwulan pertama pascapeluncuran difokuskan pada sosialisasi. Untuk realisasi baru bisa dilihat pada triwulan ketiga. “Ini akan terlihat hasilnya pada triwulan ketiga atau tahun 2018 nanti tampak jelas. Akan tahu juga jumlah pembayaran yang diterima dari wajib pajak,” ungkapnya.

Yosca mengatakan nantinya semua pajak akan dibayarkan secara e-pajak, seperti pajak reklame, pajak rumah makan, pajak hotel, pajak parkir atau Bea Perolehan Atas Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB). Kalau sekarang ini baru diterapkan pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Adanya e-pajak untuk memudahkan masyarakat atau pengusahaan membayar pajak. Karena sistem ini memungkinkan pembayaran kapan pun dan dimana pun lewat ponsel dengan SMS Banking atau internet Banking. “Jadi masyarakat itu tidak repot lagi tinggal memakai ponsel saja. Ini agar transparan dan menghindari adanya pungutan liar,” pungkasnya.

#Ari Welianto