JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Penggerebekan di Tangen. Perangkat Desa dan 3 Warga Ditangkap Sedang Berjudi...

Penggerebekan di Tangen. Perangkat Desa dan 3 Warga Ditangkap Sedang Berjudi Gonggong

5153
BAGIKAN
Suasana penggerebekan judi di Dukuh, Tangen yang satu diantaranya digawangi oknum jogoboyo. Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Tim Reskrim Polres Sragen menggerebek seorang perangkat desa di Desa Dukuh, Kecamatan Tangen, Joko Partono (40), karena melakukan tindak pidana perjudian, Selasa (11/7/2017). Oknum perangkat desa
yang bertugas sebagai Jogoboyo itu ditangkap bersama tiga warga lainnya saat tengah berjudi gonggong di sebuah rumah milik Paniyem di DUkuh Dukuh RT 2, Desa Dukuh.

Oknum abdi masyarakat itu ditangkap tanpa perlawanan dalam sebuah penggerebekan yang digelar Senin (10/7/2017) malam sekira pukul 20.00 WIB. Tersangka ditangkap bersama tiga warga yang turut berjudi masing-masing Sadimin (42), warga DUkuh Gragah RT 33, Suseno (39) warga Dukuh Gendol RT 26, Desa Dukuh dan Sutrisno (39) warga Dukuh
Dukuh RT 3, Desa Dukuh.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Dimas Bagus Pandoyo mengungkapkan keempat tersangka ditangkap dalam sebuah penggerebekan yang dilakukan oleh tim Reskrim. Penggerebekan bermula dari informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas perjudian yang dilakukan mereka.

“Dari informasi itu, akhirnya kami terjunkan tim untuk melakukan
penyelidikan dan tepat kemarin malam saat mereka sedang melakukan perjudian, tim langsung melakukan penggerebekan,” paparnya Selasa kemarin.

Selain mengamankan tersangka, tim juga menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Diantaranya uang tunai sebesar Rp 3,35 juta yang digunakan sebagai uang taruhan. Kemudian dua set kartu ceki, satu meja kayu, tiga kursi kayu yang semuanya digunakan sebagai sarana untuk perjudian.

Seluruh barang bukti dan tersangka sudah diamankan di Mapolres Sragen untuk kepentingan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Terkait perbuatan mereka, tim akan menjerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

AKP Dimas menguraikan penggerebekan itu dilakukan sebagai wujud keseriusan Polres dalam memberantas segala bentuk perjudian di wilayah Bumi Sukowati. Pihaknya menggaransi siapapun yang tertangkap tindak perjudian, akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami tegaskan, siapa yang mencoba-coba untuk berjudi di wilayah Sragen, akan berhadapan dengan polisi. Anda berjudi, siap-siap menginap di bui,’ tegasnya. Wardoyo