Penggerebekan Pengedar Sabu di Gondang. Sopir Ditangkap Saat Transaksi…

Penggerebekan Pengedar Sabu di Gondang. Sopir Ditangkap Saat Transaksi…

1409
Tersangka sopir asal Ngawi, Jatim yang digerebek saat bertransaksi sabu oleh tim Polres, Selasa (11/7/2017). Joglosemar/Wardoyo

SRAGEN– Tim Satres Narkoba Polres Sragen membekuk tersangka pengedar narkoba jenis sabu asal Ngawi, Selasa (11/7/2017). Tersangka yang diketahui bernama Agus Junaidhi (38) itu ditangkap dalam sebuah penggerebekan di jalan Sragen-Balong kilometer 9,tepatnya di pertigaan SDN Srimulyo 2, Dukuh Ngemplak, Sirmulyo, Gondang, Senin (10/7/2017) malam.

Warga asal Dukuh Nglarangan RT 4/7, Desa Karangasri, Ngawi, Jatim yang berprofesi sebagai sopir itu ditangkap sesaat setelah melakukan transaksi. Saat diamankan, petugas menyita barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,51 gram, dan seperangkat alat hisap sabu atau bong.

Informasi yang dihimpun di lapangan, penggerebekan berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB. Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag HUmas AKP SAptiwi mengungkapkan penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat terkait rencana transaksi sabu yang dilakukan tersangka.

Baca Juga :  Mengejutkan, Ini Barang-Barang Yang Ditemukan di Rumah Terduga Teroris Karangpandan, Karanganyar

Berbekal informasi itu, tim langsung diterjunkan melakukan pengintaian. Tepat sekitar pukul 19.30 WIB, tim mencurigai gerak-gerik tersangka dan setelah dipastikan melakukan transaksi, tim langsung menghentikan mobil yang dikemudikan tersangka dan melakukan
penggeledahan.

“Setelah dibuntuti dan terjadi transaksi, lalu mobil dihentikan dan
dilakukan penggeledahan. Saat digeledah dia membawa satu plastik paket sabu seberat 0,51 gram. Lalu dua buah pipet kaca yang diduga sebagai sarana untuk memakai sabu. Satu buah korek gas dan tutup botol air mineral yang diberi lubang dan dipasang sedotan,” paparnya Selasa (11/7/2017).

Baca Juga :  Dijadikan Percontohan Kartu Identitas Anak, Sragen Digelontor 42.777 Kartu

Tidak hanya itu, tim juga menyita satu unit HP milik tersangka dan satu buah tas sandang warna hitam yang dibawa tersangka saat penggerebekan. Tersangka dan seluruh barang bukti sudah diamankan di Mapolres untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka bakal dijerat dengan pasal 112 juncto pasal 127 UU No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara.

Atas penangkapan tersebut, saat ini tim Satres Narkoba masih mengintensifkan penyelidikan untuk menguak pemasok sabu yang memasok ke tersangka. Tidak hanya itu, penyelidikan juga akan diarahkan untuk mengusut kemungkinan adanya mata rantai peredaran sabu yang lebih besar di kalangan sopir-sopir. Wardoyo

BAGIKAN