Persis Gotong Royong vs Persebi Boyolali, Menyerang Sejak Menit Pertama

Persis Gotong Royong vs Persebi Boyolali, Menyerang Sejak Menit Pertama

172
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PERSIS GR MENANG – Pemain Persis Gotong Royong, Imam Setiawan (tengah) bersama rekan-rekannya merayakan gol yang berhasil dibuatnya ke gawang Persab Brebes dalam pertandingan Liga 3 Wilayah Jawa Tengah di Stadion Manahan, Surakarta, Minggu (23/4).

SOLO – Persis Gotong Royong (GR) siap menggempur habis pertahanan Persebi Boyolali saat bersua dalam pertandingan babak 6 besar Liga 3 zona Jawa Tengah di Stadion Manahan Solo, Minggu (16/7/2017) sore. Tambahan tiga poin dibutuhkan untuk mengamankan satu tiket menuju babak semifinal.

Bukan persoalan mudah menaklukkan Persebi, meski Persis GR berstatus tuan rumah. Kembalinya Sidiq Kuncuro membuat lini tengah Persebi semakin kuat.

Terlebih tim besutan Ahmad Arif sedang bersemangat mencari poin pengganti, setelah di laga perdana lalu hanya bermain imbang 1-1 melawan Persekap Pekalongan.

Baca Juga :  PSIR Rembang vs Persis Solo, Siapa Lebih Dulu Takluk?

Skema menyerang pun jadi pilihan Persis GR. Dalam tiap pertandingan fase grup lalu, Persis GR selalu tampil menggebrak sejak menit awal. Hal sama pun akan diterapkan, dengan harapan tim tamu tak punya peluang untuk melakukan serangan.

“Kita sudah matangkan skema menyerang. Penyelesaian akhir juga sudah kita asah terus. Tinggal sekarang bagaimana para pemain menerapkannya di lapangan. Semoga tidak ada lagi peluang yang terbuang,” terang Pelatih Persis, Eduard Tjong kepada Joglosemar, Sabtu (15/7/2017).

Mempertajam barisan depan bukan berarti Persis GR melupakan skema bertahan. Pelatih yang akrab disapa Edu itu sudah melakukan evaluasi setelah gawang yang dikawal David Sanjaya jebol dua kali di Pekalongan.

Baca Juga :  Persebi Boyolali dan PSISra Sragen Buat Liga 3 Penuh Kejutan

Pertahanan akan dimulai dari sektor tengah. Susanto dengan segudang pengalamannya jadi andalan untuk merusak permainan Persebi.

Ada lagi Fajar Nurhakim yang kerap ditandemkan dengan Susanto. Selain mereka, masih ada Ridwan Muhammad dan Nur Hidayat yang berpeluang jadi gelandang bertahan.

Untuk kwartet lini belakang, kemungkinan besar jadi milik Ruslan, Fernando Pongajow, Ridwan Abdullah dan Imam Setiawan.

Advertisements
1
2
BAGIKAN