JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo POI Surakarta Gelar Seminar Basic Science of Oncology

POI Surakarta Gelar Seminar Basic Science of Oncology

19
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
SEMINAR ONKOLOGI – dr. Evlina Suzanna, SpPA menyampaikan materi saat hadir sebagai pembicara dalam Seminar Basic Science Of Oncology Modul A di Swiss Belinn Surakarta, Sabtu (15/7).

SOLO-  Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) Cabang Surakarta menggelar seminar Basic Science of Oncology di Hotel Swiss-Belinn, Sabtu hingga Minggu (15-16/7/2017). Acara ini setidaknya diikuti seratus peserta.

“Para peserta rata-rata adalah dokter yang seminat dalam bidang onkologi, ada juga beberapa dari dinas kesehatan,” ujar Teguh Prakosa, Ketua POI Cabang Surakarta.

Teguh mengatakan seminar bertajuk Basic Science of Oncology merupakan kegiatan ilmiah perdana yang digelar POI. Seminar ini terselenggara berkat kerja sama dengan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Jawa Tengah.

“Seminar ini sengaja diselenggarakan dalam rangka memberikan pengetahuan dasar tentang pengetahuan asal-usul dan perkembangan kanker,” katanya.

Teguh menuturkan, selama dua hari berturut-turut para peserta mendapat sejumlah materi pengetahuan dasar tentang onkologi. Satu hari dibagi dalam tiga sesi.

Pada Sabtu (15/7/2017) kemarin para peserta mendapat materi Etika Kedokteran, Onkogenesis versus Suppressor Genes, DNA Repaor dan Cancer Susceptinility di sesi pertama.

Pada sesi kedua para peserta disuguhkan materi tentang Mutation, Epigenetik, Alteration in Cancer dan  Prinsip Dasar Diagnosa Patologi.

Sesi terkahir di hari pertama ditutup dengan empat materi yakni Cancer Cell Biology and Cancer Stem Cell Hypothesis Multistep Carcinogenesis, and Metastase, dan terakhir tumor Immunology.

Lanjutnya, hari ini, Minggu (16/7/2017) materi yang disuguhkan akan semakin menarik. Pada sesi pertama para peserta akan disuguhi  dua materi, yakni Pengendalian Lingkungan dalam Upaya Pencegahan Kanker. Sedang materi kedua adalah Tumor Maker dalam Darah dan Cairan Tubuh.

Pada sesi kedua para peserta kembali dibekali dengan dua pengetahuan dasar, yakni tentang prinsip dasar diagnosis imaging dan materi kedua adalah peran pemeriksaan molukuler untuk menentukan diagnosis dan progonis kanker.

Pada sesi terakhir tiga materi disuguhkan untuk memperkaya pengetahuan peserta. Antara lain Prinsip Dasar Terapi Radiasi, Prinsip Dasar Terapi Medic, Immunoterapi dan Terapi Target serta materi tentang Proluferation and Appoptosis in Cancer.

“Acara ditutup dengan post test diskusi dan tanya jawab. Ini kami lakukan sebagai bentuk evaluasi, untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan,” pungkas Teguh.

Arief Setiyanto