JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Porprov Jateng 2018, KONI Solo Pilih Libatkan Tetangga

Porprov Jateng 2018, KONI Solo Pilih Libatkan Tetangga

231
Joglosemar | Dok
BALAP SEPEDA—Sejumlah pembalap sepeda saat gelaran Velorace di Velodrome Manahan, Solo, beberapa waktu lalu.

SOLO – Kota Solo tak akan menjadi tuan rumah tunggal pada penyelenggaraan Pekan Olaharaga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2018 mendatang.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Solo memastikan akan menyebar perhelatan puluhan cabang olahraga (Cabor) ke wilayah eks karesidenan Surakarta.

Ketua KONI Solo, Gatot Sugiartono mengatakan upaya untuk melibatkan Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri dan Klaten dimaksudkan agar ajang empat tahunan tersebut berjalan sukses.

Beberapa cabor yang dipastikan menggandeng tetangga, yakni gantole di Wonogiri, paralayang di Karanganyar, dayung di Waduk Mulur Sukoharjo dan selam di Waduk Kedung Ombo Sragen.

Selain itu, ada dua cabor yang dipastikan kembali dihelat di kota Semarang, yakni senam dan golf. Gatot mengakui dua cabor itu sulit digelar di Solo karena ketiadaan fasilitas. Utamanya senam yang peralatannya hanya tersedia di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Sementara cabor menembak yang sebelumnya juga digelar di Semarang, akan diupayakan ke lapangan tembak Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo.

“Ada banyak cabor yang mungkin digelar di luar Solo. Apalagi sekarang Boyolali dan Karanganyar punya gedung baru yang bisa untuk olahraga tertutup. Tapi persiapan panitia lokal, termasuk menetapkan venue masih menunggu hasil verifikasi cabor dari KONI Jateng,” terang Gatot kepada Joglosemar, Sabtu (1/7/2017).

Gatot mengaku tak merasa dirugikan beberapa cabor dihelat di luar kota Solo. Upaya ini disebutnya sebagai contoh agar tuan rumah di perhelatan selanjutnya tak memaksakan diri menggelar pertandingan dengan fasilitas seadanya.

“Kami masih ingat dengan pelaksanaan Porprov 2013 di Banyumas. Tuan rumah memaksakan cabor renang digelar disana. Padahal setelah kami ukur sendiri, panjang kolam renang tidak standar. Kalau seperti itu kita sendiri yang rugi. Kan Porprov sebagai bagian dari persiapan Jateng menghadapi PON. Jadi pelaksanaannya harus maksimal,” tuturnya.

Sebelum menjadi tuan rumah Porprov, mulai bulan Agustus nanti Solo akan dibanjiri kejuaraan provinsi (Kejurprov). Kejuaraan itu juga bagian dari kualifikasi Porprov Jateng 2018 yang wajib diikuti anggota kontingen seluruh daerah.

Gatot menyebut kejuaraan itu akan dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan sebelum menjadi tuan rumah dan uji coba para atlet yang berpeluang masuk kontingen kota Solo.

“Basket, gulat dan bridge akan digelar bulan Agustus. Cabor lain mungkin akan menyusul di September hingga November. Perhelatan itu wajib kita manfaatkan,” jelas Gatot.

Nofik Lukman Hakim

BAGIKAN