JOGLOSEMAR.CO Sport PSIR Rembang vs Persis Solo, Siapa Lebih Dulu Takluk?

PSIR Rembang vs Persis Solo, Siapa Lebih Dulu Takluk?

749
BAGIKAN
Joglosemar | Insan Dipo Ferdias
PERSIS SOLO MENANG – Pemain Persis Solo melakukan selebrasi saat Dedi Cahyono Putra (tengah) mencetak gol ke gawang PSIS Semarang pada pertandingan Liga 2 di Stadion Manahan Solo (6/7). Persis Solo Menang 1-0 atas PSIS Semarang.

SOLO – Duel menarik akan tersaji di Stadion Krida Rembang, saat Persis Solo berhadapan dengan tuan rumah PSIR Rembang, Minggu (15/7/2017) pukul 15.15 WIB. Dua tim yang belum terkalahkan di Liga 2 ini sama-sama ingin mengakhiri rekor sang lawan.

Laskar Sambernyawa datang ke Rembang dengan krisis penjaga gawang. Setelah M Fauzan Jauhar Malik dipastikan absen karena cedera hamstring, Agung Prasetyo yang diharapkan sembuh juga masih tanda tanya.

Kiper asal Sleman itu baru main jika kondisi lapangan tidak keras. Praktis, Persis Solo tinggal menyisakan nama Afif Bayu untuk menjaga gawang dari kebobolan.

Untungnya krisis penjaga gawang tak menular ke sektor depan. Joko Prayitno yang sempat cedera saat laga lawan PSIS Semarang, Kamis (6/7/2017) lalu, sudah sembuh dari cedera. Joko kini tinggal menunggu untuk dipasangkan dengan Tri Handoko atau Rudiyana.

Pelatih Persis Solo, Widyantoro mengatakan target mengakhiri rekor tak pernah kalah PSIR bukan tugas mudah.

Apalagi skuad Laskar Sambernyawa akan menghadapi cuaca super panas yang ada di Rembang. Proses adaptasi latihan siang yang dilakukan pekan ini diharapkan membawa pengaruh positif.

“Selalu sulit ketika main di Rembang. Selain cuaca sangat panas, faktor non teknis juga cukup berpengaruh. Itu yang saya alami bersama Persis saat kompetisi Divisi Utama 2014 lalu. Semoga besok (hari ini,red) pengadil lapangan bisa fair play,” terang Widyantoro kepada Joglosemar, Sabtu (15/7/2017) siang.

Soal kekuatan PSIR, Widyantoro sedikit banyak sudah paham strategi tim besutan Hadi Surento. Dia mengaku pernah melihat permainan PSIR saat mengalahkan PPSM Magelang 1-0 di Stadion Madya Magelang, Sabtu (8/7/2017) lalu.

Dia menyebut PSIR merupakan tim yang sulit dikalahkan, meski dalam laga nanti tak diperkuat gelandang andalan, Yoni Ustaf.

“Saya pikir absennya Yoni tidak akan berpengaruh banyak. Mereka punya kekuatan yang cukup merata, bukan tergantung satu atau dua klub. Semoga saja rekor bagus yang dicatatkan selama ini membuat PSIR lengah,” ucap Widyantoro.

Nofik Lukman Hakim