JOGLOSEMAR.CO Daerah Sragen Tragis, Mempelai Wanita Mendadak Minta Mobil Baru, Pernikahan Pun Batal Jelang Hari...

Tragis, Mempelai Wanita Mendadak Minta Mobil Baru, Pernikahan Pun Batal Jelang Hari Pesta

2640
Ilustrasi pernikahan batal

SRAGEN–  Jodoh memang rahasia sang pencipta yang tak seorang pun bisa menerka. Jodoh juga ibarat misteri yang tak bisa dipaksakan.

Seperti kisah tragis yang dialami oleh pemuda asal Desa Kecik, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen berinisial EN (24). Niatnya membangun mahligai keluarga bersama F (20) wanita asal Desa Gebang, Kecamatan Masaran terpaksa kandas di detik-detik akhir menjelang pesta pernikahan.

Ya, apa mau dikata, impian untuk menuju pelaminan keduaanya terpaksa hancur berantakan hanya beberapa hari menjelang pernikahan. Penyebabnya pun masih simpang siur.

Namun kabar yang berkembang, si calon mempelai pria akhirnya memutuskan memilih mundur setelah calon mempelai wanita mendadak menjadi matre dengan mengajukan permintaan di luar nalar.

“Pernikahannya rencananya digelar 13 Juli 2017 besok. Padahal undangan juga sudah disebar, hiburan dan apa-apa sudah bacut diandeg (dipesan). Ya mau gimana lagi, wong pihak laki-laki sudah membatalkan, ” ujar Kades Gebang, Masaran, Jumanto Senin (10/7/2017).

Spekulasi penyebab pembatalan pun langsung bermunculan. Jumanto menguraikan dari informasi yang diterimanya, pihak mempelai pria dari Kecik memilih batal karena mengetahui calon istri pulang dengan mantan pacarnya.

“Yang perempuan sempat pergi dari rumah. Nah, ketika pulang dia malah sama mantan pacarnya. Tahu itu, calon prianya sudah gak mau lagi dan minta batal, ” terangnya.

Kabar pembatalan cinta Kecik dan Gebang itu dibenarkan Sekdes Kecik, Suripto. Menurutnya rencananya pihak mempelai pria juga akan menggelar pesta pernikahan sesudah di Gebang.

Namun karena sudah dibatalkan, pesta pernikahan juga urung dilaksanakan. Padahal kabar pernikahan itu juga sudah terdengar dipancarkan lewat siaran radio FM.

Senada, Kadus Kecik, Catur Sunarwan menyampaikan informasi yang diterimanya, pembatalan dilakukan karena pihak mempelai pria menyatakan tak sanggup memenuhi permintaan calon mempelai wanita yang mendadak mengajukan minta dibelikan mobil dan rumah baru.

“Kabar dari pihak pria seperti itu. Tapi yang jelas memang sudah dibatalkan, ” jelasnya.

Kabar pernikahan buyar menjelang detik akhir itu mendadak menjadi bahan perbincangan warga dan mengundang keprihatinan. Mayoritas prihatin karena mempelai pria dikenal lugu dan tidak banyak ulah.

Tragedi batal nikah itu juga mengundang kehadiran beberapa intel TNI yang berusaha mengorek penyebab pembatalan yang dinilai janggal serta disebut-sebut ada benang merah dengan aliran radikal. Wardoyo

BAGIKAN