JOGLOSEMAR.CO Foto 73.675 Kendaraan Nunggak Pajak, 442 Diantaranya Milik Pemkab Sragen

73.675 Kendaraan Nunggak Pajak, 442 Diantaranya Milik Pemkab Sragen

193
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
ilustrasi

SRAGEN – Tingkat kesadaran membayar pajak kendaraan di wilayah Sragen ternyata masih memprihatinkan. Buktinya, hingga akhir semester pertama tahun 2017 ini, jumlah kendaraan yang masuk daftar tunggakan pajak mencapai 73.675 kendaraan dengan nominal tunggakan pajak yang belum terbayar menembus angka Rp 12,3 miliar.

Ironisnya lagi, tidak hanya kendaraan pribadi milik masyarakat, aksi nunggak pajak itu juga ditemukan pada kendaraan dinas yang tercatat sebagai inventaris milik Pemkab.

Untuk kendaraan pelat merah ini, jumlah kendaraan yang nunggak tercatat sebanyak 442 unit dengan nominal tunggakan mencapai Rp 27 juta.

Fakta itu terungkap dari rekapitulasi tunggakan yang dilansir oleh Bidang Pajak Kendaraan Bermotor, UP3AD Samsat Sragen, akhir pekan lalu.

Kasie PKB UP3AD Sragen, Kiswanto mengungkapkan berdasarkan data terakhir tunggakan pajak yang terekam di sistemnya hingga akhir Juni 2017, jumlah total kendaraan di Sragen yang belum memenuhi kewajiban pajak mencapai 73.675 unit.

Dari jumlah itu, tunggakan tagihan pajak yang belum terbayar mencapai Rp 12.288.552.150  atau hampir Rp 12,3 miliar.

Dari puluhan ribu kendaraan itu, tunggakan paling banyak terdapat pada jenis kendaraan sepeda motor atau roda dua yang mencapai 67.820 unit dengan nominal tunggakan mencapai Rp 7.092.100.925.

“Paling banyak yang nunggak adalah jenis sepeda motor karena jumlah yang paling banyak memang roda dua. Karena sekarang sudah ada sistemnya, ketika terlambat satu bulan dari jatuh tempo tidak dibayar pajaknya, otomatis akan muncul tanda merah yang artinya masuk daftar tunggakan,” paparnya kepada Joglosemar, Minggu (6/8/2017).

1
2
3
BAGIKAN