JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Buka Simposium, Presiden Jokowi Ingat Masa Pimpin Solo

Buka Simposium, Presiden Jokowi Ingat Masa Pimpin Solo

56
BAGIKAN
Joglosemar | Kurniawan Arie Wibowo
PEMBUKAAN SIMPOSIUM—Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Mahkamah Konstitusi, Arief Hidayat (kedua kanan), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (kedua kiri), dan Rektor Universitas Sebelas Maret, Ravik Karsidi (kiri) memukul gong sebagai tanda dibukanya Simposium Internasional Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia di Gedung Auditorium Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Rabu (9/8). Simposium yang dihadiri Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan Institusi sejenis se-Asia dari 13 negara dan tujuh negara sahabat Eropa-Afrika tersebut mengangkat tema Mahkamah Konstitusi sebagai Penjaga Ideologi dan Demokrasi dalam Masyarakat Majemuk.

SOLO – Simposium Internasional the Association of Asian Constitutional Courts and Equivalent Institutions (AACC) yang dihadiri perwakilan puluhan negara dibuka Presiden Joko Widodo. Pembukaan simposium ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden yang didampingi Ketua MK Arief Hidayat dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rabu (9/8/2017).

Presiden Jokowi menyampaikan rasa terima kasihnya atas penyelenggaraan simposium bertajuk Constitutional Court as The Guardian of Ideology and Democracy in a Pluralistic Society di Kota Solo. Tema tersebut mengingatkannya saat memimpin Kota Solo. Menurutnya Solo merupakan cerminan dari masyarakat Indonesia yang majemuk dan beraneka, baik pada etnis, kebudayaan, keyakinan, agama maupun keberagaman pendapat.

“Setiap hari saya harus menghadapi aspirasi, tuntutan bahkan protes warga solo yang beragam dan dinamis. Namun hal ini memberikan pelajaran bahwa demokrasi mengedepankan cara-cara dialogis dan prinsip-prinsip konstitusionalisme dalam mengelola keberagaman,” ujarnya saat membuka Simposium Internasional di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu (9/8/2017).