Bursa Jabatan Kepala DKK Wonogiri Sepi Peminat, Sudah Diperpanjang Hanya Dua Pendaftar

Bursa Jabatan Kepala DKK Wonogiri Sepi Peminat, Sudah Diperpanjang Hanya Dua Pendaftar

54
ilustrasi. Foto : Dok

WONOGIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri kembali membuka pendaftaran seleksi jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK). Pasalnya proses penjaringan sebelumnya terpaksa gagal lantaran hanya ada dua orang peminat.

Pendaftaran seleksi jabatan Kepala DKK dimulai Senin (7/8/2017) hingga 21 Agustus mendatang. Tidak hanya bisa diikuti pejabat sandi negara di Kota Mete. Seleksi terbuka untuk pegawai negeri sipil (PNS) se-Jawa Tengah yang memenuhi kualifikasi.

“Seleksi jabatan ini merupakan seleksi kedua. Seleksi yang pertama digelar Oktober 2016 lalu,” ungkap Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Anwar Hamdani, Senin (7/8/2017).

Baca Juga :  Dalam Sepuluh Tahun, 47 Persen Mata Air di Eks Karesidenan Surakarta Hilang

Namun sebut dia, hingga batas akhir sepi pendaftar. Bahkan sempat diperpanjang, namun tahap selanjutnya tetap tak bisa dilaksanakan.

Karena pendaftar yang memenuhi syarat hanya dua orang. Padahal berdasarkan ketentuan, proses seleksi dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya jika ada minimal tiga orang yang memenuhi syarat.

Untuk seleksi ini, pihaknya menyosialisasikan melalui website resmi BKD Wonogiri. Selain itu, Pemkab Wonogiri juga akan menyosialisasikannya melalui surat resmi kepada seluruh daerah di Jateng. Sehingga akhir September diharapkan sudah ada yang terpilih, dan ditargetkan bulan Oktober pelantikan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Suharno mengatakan, terdapat 30 PNS lingkungan Pemkab Wonogiri yang memenuhi syarat.

Baca Juga :  Proyek Waduk Pidekso Wonogiri, Belasan Warga Belum Terima Ganti Rugi

“Saya menghimbau, bagi pegawai yang sudah memenuhi syarat, silahkan mengikuti seleksi ini,” kata Sekda.

Sebagainya catatan jabatan kepala DKK kosong sejak Mei 2015 lalu. Pejabat sebelumnya, Widodo mengundurkan diri dengan alasan kesehatan.

Kemudian, jabatan itu dipegang oleh Pelaksana Tugas yakni Bambang Hariyadi yang juga menjabat sebagai Asisten Setda Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat.

Beberapa bulan kemudian jabatan diserahkan kepada Mubarok yang sebelumnya menjabat kepala bidang di dinas setempat.

Aris Arianto

BAGIKAN